<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369</id><updated>2011-11-25T13:21:40.635+07:00</updated><category term='Tips n&apos; Trik'/><category term='e-Bisnis'/><category term='Anggoro Description'/><category term='About United'/><category term='Tugas Kuliah'/><category term='Info Penting'/><title type='text'>Bhagor Unite</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>23</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-2376032232589141163</id><published>2011-06-02T07:42:00.000+07:00</published><updated>2011-06-02T07:42:04.891+07:00</updated><title type='text'>Sertifikat Keahlian Di Bidang IT</title><content type='html'>1. Contoh – Contoh Sertifikasi Nasional dan Internasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; Sertifikasi Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertifikasi untuk Office&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai aplikasi desktop, Microsoft Office mungkin menjadi aplikasi yang paling akrab dengan keseharaian pekerjaan kita. Mulai dari membantu menulis surat sampai membuat perencanaan proyek. Populernya aplikasi Microsoft Office dan kemudahan pemakaiannya seringkali membuat banyak penggunanya tidak merasa perlu untuk mempelajarinya secara serius. Padahal hal tersebut mungkin berakibat pada rendahnya utilitas pemanfaatan berbagai feature yang sebenarnya disediakan oleh Microsoft Office, dan tanpa disadari membuat kerja tidak seefisien seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertifikasi Microsoft Office Specialist (Office Specialist) adalah sertifikasi premium untuk aplikasi desktop Microsoft. Sertifikasi ini merupakan sertifikasi dengan standar global untuk validasi keahlian dalam menggunakan Microsoft Office dalam meningkatkan produktivitas kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus dari sertifikasi Office Specialist adalah mengevaluasi pemahaman menyeluruh terhadap program-program Microsoft Office dan Microsoft Project, kemampuan untuk menggunakan feature-feature advanced, dan kemampuan untuk mengintegrasikan program-program Office dengan software lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertifikasi Office Specialist tersedia dalam tiga jalur: Office 2003 Editions, Office XP, dan Office 2000. Untuk setiap jalur sertifikasi terbagi dalam tiga jenjang keahlian, yaitu Specialist, Expert, dan Master.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain untuk program-program yang termasuk suite aplikasi Microsoft Office, sertifikasi Office Specialist juga menawarkan sertifikasi khusus untuk Microsoft Project 2002 dan Microsoft Project 2000. Ujian sertifikasi Office Specialist untuk Microsoft Project difokuskan pada kemampuan menggunakan berbagai toolMicrosoft Project dalam pelaksanaan berbagai tahapan proyek, seperti perencanaan proyek, kustomisasi grafik dan laporan kemajuan proyek, dan memfasilitasi berbagai kegiatan kolaborasi dan komunikasi tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Authorized Training Partners&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda sudah memiliki cukup pengalaman dan merasa yakin menguasai software untuk sertifikasi yang ingin Anda ambil, tidak ada salahnya langsung memasuki ruang ujian. Namun jika masih ragu-ragu, ada baiknya mengikuti training yang diselenggarakan oleh beberapa training center yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai panduan, berikut beberapa training center yang menjadi partner beberapa vendor aplikasi pemberi sertifikasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Authorized Training Partners :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vendor Training Partners&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adobe Digital Studio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alias Digital Studio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CIW PT Intellisys TriPratama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Executrain Nusantara Jaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CompTIA PT States Information technology&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informatics&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cisco Training Partners (PT Datacraft Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Inixindo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80 lembaga pendidikan yang menjadi Cisco Academy Partner&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macromedia Digital Studio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah Web Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informatics&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Microsoft PT Asaba Computer Center&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Ebiz Infotama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Executrain Nusantara Jaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Intellisys TriPratama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Iverson Technology&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Mitra Integrasi Informatika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT NETtrain Infotama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Sarana Solusindo Informatika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Sentra Karya Informatika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oracle PT Asaba Computer Center&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Inixindo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT Mitra Integrasi Informatika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUN PT Inixindo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WOW WEB-C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; Sertifikasi Internasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;World Organization of Webmasters&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bidang Internet, selain sertifikasi dari CIW juga ada sertifikasi yang dikeluarkan oleh World Organization of Webmasters (WOW). Sertifikasi yang dikeluarkan oleh WOW ini juga terdiri dari beberapa jenjang. Jenjang dasar terdiri dari WOW Certified Apprentice Webmaster (CAW), WOW Certified Web Designer Apprentice (CWDSA), WOW Certified Web Developer Apprentice (CWDVA), dan WOW Certified Web Administrator Apprentice (CWAA). Sedangkan untuk jenjang yang lebih tinggi adalah WOW Certified Professional Webmaster (CPW).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sertifikasi CAW, seseorang dianggap memiliki pengetahuan dasar mengenai Internet dapat membuat layout halaman Web, membuat content yang kaya dan nyaman, membuat dan memanipulasi image. CWDSA lebih ditujukan bagi para calon Web Designer. Pada pilihan ini kandidat diharapkan menguasai seni mendesain Web agar lebih artistik dan menarik. CWDVA ditujukan bagi para pengembang Web yang lebih banyak berurusan dengan struktur dan interaksi dalam menciptakan situs Web. Sedangkan bagi para Web administrator jalur sertifikasi yang bisa diambil adalah CWAA yang lebih banyak berkecimpung dengan infrastruktur software dan hardware yang mendukung komunikasi Internet. Jenjang yang lebih profesional atau CPW bisa langsung diraih secara otomatis jika kandidat berhasil memperoleh empat sertifikasi pada tingkat Apprentice. Berbeda dengan sertifikasi CIW dimana ujian dapat Anda ikuti melalui testing center yang menjadi partner Promatic, sertifikasi dari WOW ini dapat Anda peroleh dengan mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh WOW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Australian Computer Society Certification Scheme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ACS dibentuk pada tahun 1965 dan merupakan satu-satunya himpunan TI di Australia. Beranggotakan sekitar 15.500 orang, sehingga termasuk salah satu himpunan komputer terbesar di dunia berdasarkan jumlah anggota per kapita. Materi yang diujikan pada sistem sertifikasi ini terdiri dari 2 subjek utama trend TI, legal bisinis, issue etik, dan Spesialis dalam area Project Manajement, Applications Planning, System Integration, dan Data Communication. Model sertifikasi ACS ini memiliki kesesuaian dengan model SRIG-PS yaitu : Data Communication Specialists dan System Integration Specialist. ACS merencanakan untuk mengembangkan sertifikasi untuk Security Specialist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pelaksanaan ujian digunakan ujian tertulis, multiple choice, pekerjaan proyek dan wawancara. Para peserta ujian harus memiliki gelar dalam bidang komputer dan memiliki pengalaman praktis minimal 4 tahun. Sertifikasi ini dikenal di Australia, karena dilaksanakan oleh ACS yang merupakan wadah Profesional TI di Australia. Pada saat ini sekitar 420 calon peserta ujian. Beberapa Universitas di Australia memberikan kredit bagi subjek sertifikasi ini. Materi dan silabus tersedia untuk setiap subyek, yang terdiri dari, outline, buku bacaan, buku teks, dan video. Seluruh materi ini dikembangkan oleh para praktisi TI Australia yang terkemuka.&lt;br /&gt;Karena disebabkan selalu berubahnya Teknologi Infomrasi, maka setiap pemegang sertifikat wajib mengikuti re-sertifikasi setelah 5 tahun. Ini dapat dilakukan dengan duduk mengikuti ujian ulang atau dengan mengikuti 30 jam profesional development, melalui Practising Computer Profesional Scheme.&lt;br /&gt;ACS Certification System ini ditawarkan melalui proses belajar jarak jauh melalui Deakin University. Dan pusat-pusat ujian tersebar di negara-negara anggota SEARCC seperti: Auckland, Hong Kong, Jakarta, Johor Baru, Kelantan Kota Kinibalu, Kuala Lumpur, Penang, Singapore, Wellington. Biaya untuk mengikuti pelatihan dan ujian ACS ini sekitar $400.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lembaga – Lembaga yang Melakukan Sertifikasi di Bidang IT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertifikasi profesional pada dasarnya memiliki 3 model, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikembangkan oleh Profesional Society, sebagai contoh British Computer Society (BCS), Australian Computer Soicety (ACS), South East Asian Regional Computer Confederation (SEARCC) etc&lt;br /&gt;Dikeluarkan oleh Komunitas suatu profesi, sebagai contoh Linux Profesional, SAGE (System Administration Guild), CISA(IS Auditing) [http://www.isaca.org/]&lt;br /&gt;Dikeluarkan oleh vendor sebagai contoh MCSE (by Microsoft), CCNA (Cisco), CNE (Netware), RHCE (Red Hat) etc. Biasanya skill yang dibutuhkan untuk memperoleh sertifikat ini sangat spesifik dan sangat berorientasi pada suatu produk dari vendor tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Prosedur dan Persyaratan untuk Mengambil Ujian Sertifikasi untuk Setiap Jenis Profesi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus berdasarkan ujian dan cukup sulit dan memiliki beberapa tingkatan&lt;br /&gt;Pusat pelatihan harus disertifikasi sebelum dapat menawarkan suatu sertifikasi&lt;br /&gt;Sertifikasi tak boleh bergantung pada suatu perusahaan atau suatu institusi. Tetapi sertifikasi vendor sebaiknya juga diakui sebagai suatu komponen untuk memperoleh sertikasi profesi&lt;br /&gt;Sertikasi harus mendorong terbentuknya industri lokal.&lt;br /&gt;Sertifikasi harus memperkecil jurang antara universitas (education) dan industri. Harus dikembangkan pemetaan antara sertifikasi akademik dan sertifikasi profesi. Juga mengurangi jurang antara aktifitas riset dan industri.&lt;br /&gt;Sertifikasi harus mendorong orang untuk memahami pengetahuan dasar yang berhubungan dengan keahlian terapan pada profesi tersebut. Hal ini akan membantu orang untuk memperbaiki pengetahuannya, sebab mereka tidak ahnya belajar dari “keahlian tertentu” untuk suatu saat saja, tetapi mereka memiliki pengetahuan dasar untuk memehami teknologi baru.&lt;br /&gt;Sertifikasi tak boleh mengabaikan kemajemukan orang. Sebagai contoh bahasa, dan kebiasaan lokal. Sehingga untuk kompetensi dalam bidang komunikasi, kemampuan berbahasa lokal perlu dipertimbangkan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://irmarr.staff.gunadarma.ac.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-2376032232589141163?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/2376032232589141163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/06/sertifikat-keahlian-di-bidang-it.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/2376032232589141163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/2376032232589141163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/06/sertifikat-keahlian-di-bidang-it.html' title='Sertifikat Keahlian Di Bidang IT'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-4707257831915159297</id><published>2011-05-10T07:50:00.002+07:00</published><updated>2011-05-10T07:50:54.412+07:00</updated><title type='text'>Model dan Standar Profesi di Eropa (Inggris, Jerman dan Perancis)</title><content type='html'>Standar Praktek dikembangkan oleh COTEC adalah kode sukarela yang dirancang untuk membantu Asosiasi Nasional untuk membangun dan mengembangkan kode nasional sesuai dengan standar Eropa praktek untuk terapis okupasi. Hal ini dimaksudkan untuk penerapan umum namun dapat dimodifikasi untuk daerah spesialis misalnya pediatri praktek, kepedulian masyarakat, dll psikiatri Jika ada kelompok seperti ingin melakukan ini, setiap dealth masalah dengan dalam Standar Praktek, harus diberikan dan bijaksana pertimbangan informasi karena mereka telah disertakan untuk relevansi mereka untuk satu atau kegiatan lain dari praktek profesional kami. Sangat penting bahwa isu-isu yang termasuk dalam Standar Praktek harus saat ini dan relevan dengan anggota profesi yang menggunakan atau untuk yang menggunakannya dimaksudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar COTEC Praktek adalah pernyataan kebijakan yang membantu untuk mengatur dan menjaga standar praktek profesional yang baik. Dalam kasus dimana keputusan harus dibuat mengenai perilaku tidak profesional dari seorang ahli terapi kerja, Kode dapat digunakan sebagai panduan untuk standar perilaku profesional yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil untuk COTEC diminta untuk memastikan bahwa, ketika kode sedang diterjemahkan ke dalam bahasa Eropa lainnya, hal itu dilakukan sehingga oleh penutur asli. Hal ini dianjurkan karena memiliki frase dan istilah yang kadang-kadang sulit diterjemahkan. Ada dua bagian utama dalam dokumen ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kode Etik Federasi Dunia Kerja Therapist&lt;br /&gt;    Standar Praktek dirancang oleh COTEC pada tahun 1991 dan sekarang diperbaharui pada tahun 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disusun bersama dengan perwakilan dari Asosiasi Nasional oleh Kode Etik dan Standar Praktek Komite Dokumen Maria McGuinn (Ketua &amp; Sekretaris) Judith Marti dan Dirk de Vylder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode Etik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode Etik Federasi Dunia Kerja Therapist menggambarkan perilaku yang tepat terapis okupasi berlatih di semua bidang terapi pekerjaan. Karena semua Asosiasi Nasional Terapi Pekerjaan di Eropa adalah anggota atau anggota Associate WFOT maka dipandang tepat yang harus COTEC basis Standar Praktek pada kode ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pribadi atribut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan terapis memiliki integritas pribadi, kehandalan, pikiran yang terbuka dan loyalitas berkaitan dengan konsumen dan bidang profesional keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab terhadap penerima Occupational Layanan Terapi Pekerjaan terapis pendekatan semua konsumen dengan hormat dan dengan memperhatikan untuk situasi masing-masing. Pekerjaan terapis akan tidak diskriminasi terhadap konsumen berdasarkan ras, warna kulit, cacat, cacat, asal-usul kebangsaan, umur, jenis kelamin, preferensi seksual, agama, keyakinan politik atau status dalam masyarakat. pribadi preferensi konsumen dan kemampuan untuk berpartisipasi akan diperhitungkan dalam perencanaan penyediaan layanan. Kerahasiaan informasi pribadi’s konsumen dijamin dan setiap rincian pribadi disampaikan hanya dengan persetujuan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku dalam tim Terapi Pekerjaan dan dalam tim multidisiplin Pekerjaan terapis bekerja sama dan menerima tanggung jawab dalam satu tim dengan mendukung tujuan medis dan psikososial yang telah ditetapkan. terapis Kerja menyediakan laporan tentang kemajuan intervensi mereka dan memberikan anggota lain dari tim dengan informasi yang relevan. Mengembangkan pengetahuan profesional Pekerjaan terapis berpartisipasi dalam pengembangan profesional melalui belajar sepanjang hidup dan selanjutnya menerapkan diperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam kerja profesional mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Promosi profesi Pekerjaan terapis berkomitmen untuk perbaikan dan pengembangan profesi pada umumnya. Mereka juga prihatin dengan mempromosikan terapi okupasi yang lain masyarakat organisasi profesional, dan mengatur badan-badan di, nasional dan internasional tingkat regional. World Federation of Occupational Therapist: Komite Praktek Profesional; Maret 1990. Standar Praktek Konsumen Untuk tujuan Standar COTEC Praktek konsumen istilah digunakan untuk menjelaskan pasien, klien dan / atau wali. Hal ini juga termasuk mereka yang terapis kerja bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar Praktek dikembangkan oleh COTEC adalah kode sukarela yang dirancang untuk membantu Asosiasi Nasional untuk membangun dan mengembangkan kode nasional sesuai dengan standar Eropa praktek untuk terapis okupasi. Hal ini dimaksudkan untuk penerapan umum namun dapat dimodifikasi untuk daerah spesialis misalnya pediatri praktek, kepedulian masyarakat, dll psikiatri Jika ada kelompok seperti ingin melakukan ini, setiap dealth masalah dengan dalam Standar Praktek, harus diberikan dan bijaksana pertimbangan informasi karena mereka telah disertakan untuk relevansi mereka untuk satu atau kegiatan lain dari praktek profesional kami. Sangat penting bahwa isu-isu yang termasuk dalam Standar Praktek harus saat ini dan relevan dengan anggota profesi yang menggunakan atau untuk yang menggunakannya dimaksudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar COTEC Praktek adalah pernyataan kebijakan yang membantu untuk mengatur dan menjaga standar praktek profesional yang baik. Dalam kasus dimana keputusan harus dibuat mengenai perilaku tidak profesional dari seorang ahli terapi kerja, Kode dapat digunakan sebagai panduan untuk standar perilaku profesional yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil untuk COTEC diminta untuk memastikan bahwa, ketika kode sedang diterjemahkan ke dalam bahasa Eropa lainnya, hal itu dilakukan sehingga oleh penutur asli. Hal ini dianjurkan karena memiliki frase dan istilah yang kadang-kadang sulit diterjemahkan. Ada dua bagian utama dalam dokumen ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kode Etik Federasi Dunia Kerja Therapist&lt;br /&gt;    Standar Praktek dirancang oleh COTEC pada tahun 1991 dan sekarang diperbaharui pada tahun 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disusun bersama dengan perwakilan dari Asosiasi Nasional oleh Kode Etik dan Standar Praktek Komite Dokumen Maria McGuinn (Ketua &amp; Sekretaris) Judith Marti dan Dirk de Vylder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode Etik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode Etik Federasi Dunia Kerja Therapist menggambarkan perilaku yang tepat terapis okupasi berlatih di semua bidang terapi pekerjaan. Karena semua Asosiasi Nasional Terapi Pekerjaan di Eropa adalah anggota atau anggota Associate WFOT maka dipandang tepat yang harus COTEC basis Standar Praktek pada kode ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pribadi atribut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan terapis memiliki integritas pribadi, kehandalan, pikiran yang terbuka dan loyalitas berkaitan dengan konsumen dan bidang profesional keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab terhadap penerima Occupational Layanan Terapi Pekerjaan terapis pendekatan semua konsumen dengan hormat dan dengan memperhatikan untuk situasi masing-masing. Pekerjaan terapis akan tidak diskriminasi terhadap konsumen berdasarkan ras, warna kulit, cacat, cacat, asal-usul kebangsaan, umur, jenis kelamin, preferensi seksual, agama, keyakinan politik atau status dalam masyarakat. pribadi preferensi konsumen dan kemampuan untuk berpartisipasi akan diperhitungkan dalam perencanaan penyediaan layanan. Kerahasiaan informasi pribadi’s konsumen dijamin dan setiap rincian pribadi disampaikan hanya dengan persetujuan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku dalam tim Terapi Pekerjaan dan dalam tim multidisiplin Pekerjaan terapis bekerja sama dan menerima tanggung jawab dalam satu tim dengan mendukung tujuan medis dan psikososial yang telah ditetapkan. terapis Kerja menyediakan laporan tentang kemajuan intervensi mereka dan memberikan anggota lain dari tim dengan informasi yang relevan. Mengembangkan pengetahuan profesional Pekerjaan terapis berpartisipasi dalam pengembangan profesional melalui belajar sepanjang hidup dan selanjutnya menerapkan diperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam kerja profesional mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Promosi profesi Pekerjaan terapis berkomitmen untuk perbaikan dan pengembangan profesi pada umumnya. Mereka juga prihatin dengan mempromosikan terapi okupasi yang lain masyarakat organisasi profesional, dan mengatur badan-badan di, nasional dan internasional tingkat regional. World Federation of Occupational Therapist: Komite Praktek Profesional; Maret 1990. Standar Praktek Konsumen Untuk tujuan Standar COTEC Praktek konsumen istilah digunakan untuk menjelaskan pasien, klien dan / atau wali. Hal ini juga termasuk mereka yang terapis kerja bertanggung jawab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-4707257831915159297?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/4707257831915159297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/model-dan-standar-profesi-di-eropa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/4707257831915159297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/4707257831915159297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/model-dan-standar-profesi-di-eropa.html' title='Model dan Standar Profesi di Eropa (Inggris, Jerman dan Perancis)'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-299793624852127263</id><published>2011-05-07T20:10:00.002+07:00</published><updated>2011-05-07T20:10:46.176+07:00</updated><title type='text'>Modal dan Standar Profesi di USA dan Kanada</title><content type='html'>Model dan standar profesi di USA dan Kanada&lt;br /&gt;Kode Etik Profesional&lt;br /&gt;Pejabat Keuangan Pemerintah Asosiasi dari Amerika Serikat dan Kanada adalah organisasi profesional pejabat publik bersatu untuk meningkatkan dan mempromosikan manajemen profesional sumber daya keuangan pemerintah dengan mengidentifikasi, mengembangkan dan memajukan strategi fiskal, kebijakan, dan praktek untuk kepentingan publik.&lt;br /&gt;Untuk lebih tujuan tersebut, aparat pemerintah membiayai semua diperintahkan untuk mematuhi standar hukum, moral, dan profesional perilaku dalam pemenuhan tanggung jawab profesional mereka. Standar perilaku profesional sebagaimana diatur dalam kode ini diwujudkan dalam rangka meningkatkan kinerja semua orang yang terlibat dalam keuangan publik.&lt;br /&gt;I. Pribadi Standar&lt;br /&gt;petugas pembiayaan Pemerintah harus menunjukkan dan didedikasikan untuk cita-cita tertinggi kehormatan dan integritas dalam semua hubungan masyarakat dan pribadi untuk mendapat rasa hormat, kepercayaan, dan keyakinan yang mengatur pejabat, pejabat publik lainnya, karyawan, dan masyarakat.&lt;br /&gt;• Mereka harus mencurahkan waktu, keterampilan, dan energi ke kantor mereka baik secara independen dan bekerja sama dengan profesional lainnya.&lt;br /&gt;• Mereka harus mematuhi praktek profesional disetujui dan standar yang dianjurkan.&lt;br /&gt;II. Tanggung jawab sebagai Pejabat Publik&lt;br /&gt;petugas pembiayaan Pemerintah harus mengakui dan bertanggung jawab atas tanggung jawab mereka sebagai pejabat di sektor publik.&lt;br /&gt;• Mereka harus sensitif dan responsif terhadap hak-hak publik dan kebutuhan-kebutuhannya berubah.&lt;br /&gt;• Mereka harus berusaha untuk memberikan kualitas kinerja tertinggi dan nasihat.&lt;br /&gt;• Mereka akan bersikap bijaksana dan integritas dalam pengelolaan dana dalam tahanan mereka dan dalam semua transaksi keuangan.&lt;br /&gt;• Mereka harus menjunjung tinggi baik surat dan semangat undang-undang, konstitusi, dan peraturan yang mengatur tindakan mereka dan melaporkan pelanggaran hukum kepada pihak yang berwenang.&lt;br /&gt;III. Pengembangan Profesional&lt;br /&gt;petugas pembiayaan Pemerintah bertanggung jawab untuk menjaga kompetensi mereka sendiri, untuk meningkatkan kompetensi kolega mereka, dan untuk memberikan dorongan untuk mereka yang ingin memasuki bidang keuangan pemerintah. petugas Keuangan harus meningkatkan keunggulan dalam pelayanan publik.&lt;br /&gt;IV. Integritas Profesional – Informasi&lt;br /&gt;petugas pembiayaan Pemerintah harus menunjukkan integritas profesional dalam penerbitan dan pengelolaan informasi.&lt;br /&gt;• Mereka tidak akan sadar tanda, berlangganan, atau mengizinkan penerbitan pernyataan atau laporan yang berisi salah saji atau yang menghilangkan fakta material apapun.&lt;br /&gt;• Mereka harus menyiapkan dan menyajikan laporan dan informasi keuangan sesuai dengan hukum yang berlaku dan praktek yang berlaku umum dan pedoman.&lt;br /&gt;• Mereka harus menghormati dan melindungi informasi rahasia yang mereka memiliki akses berdasarkan kantor mereka.&lt;br /&gt;• Mereka harus sensitif dan responsif terhadap pertanyaan dari masyarakat dan media, dalam kerangka kebijakan pemerintah negara bagian atau lokal.&lt;br /&gt;V. Integritas Profesional – Hubungan&lt;br /&gt;petugas pembiayaan Pemerintah harus bertindak dengan kehormatan, integritas, dan kebajikan dalam semua hubungan profesional.&lt;br /&gt;• Mereka harus menunjukkan kesetiaan dan kepercayaan dalam urusan dan kepentingan pemerintah yang mereka layani, dalam batas-batas Kode Etik ini.&lt;br /&gt;• Mereka tidak akan sadar menjadi pihak atau membiarkan aktivitas ilegal atau tidak layak.&lt;br /&gt;• Mereka harus menghormati hak, tanggung jawab, dan integritas dari rekan-rekan mereka dan pejabat publik lainnya dengan siapa mereka bekerja dan asosiasi.&lt;br /&gt;• Mereka harus mengatur semua hal personil dalam lingkup kewenangan mereka sehingga keadilan dan ketidakberpihakan mengatur keputusan mereka.&lt;br /&gt;• Mereka akan mempromosikan kesempatan kerja yang sama, dan dengan berbuat demikian, menentang diskriminasi, pelecehan, atau praktik yang tidak adil lainnya.&lt;br /&gt;VI. Konflik Kepentingan&lt;br /&gt;petugas pembiayaan Pemerintah harus secara aktif menghindari munculnya atau kenyataan benturan kepentingan.&lt;br /&gt;• Mereka harus melaksanakan tugas mereka tanpa bantuan dan harus menahan diri dari terlibat dalam hal-hal di luar kepentingan keuangan atau pribadi yang tidak sesuai dengan kinerja tidak memihak dan tujuan tugas mereka.&lt;br /&gt;• Mereka tidak akan, secara langsung atau tidak langsung, mencari atau menerima keuntungan pribadi yang akan mempengaruhi, atau tampaknya mempengaruhi, pelaksanaan tugas resmi mereka.&lt;br /&gt;• Mereka tidak akan menggunakan milik umum atau sumber daya untuk keuntungan pribadi atau politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi : http://www.gfoa.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=98&amp;Itemid=108&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-299793624852127263?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/299793624852127263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/modal-dan-standar-profesi-di-usa-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/299793624852127263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/299793624852127263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/modal-dan-standar-profesi-di-usa-dan.html' title='Modal dan Standar Profesi di USA dan Kanada'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-1586917635970179751</id><published>2011-05-07T20:03:00.001+07:00</published><updated>2011-05-07T20:09:21.893+07:00</updated><title type='text'>Standar Profesi di Indonesia dan Regional</title><content type='html'>Saat ini Teknologi Informasi (TI) berkembang sangat pesat. Secara tidak langsung dinamika industri di bidang ini juga meningkat dan menuntut para profesionalnya rutin dan berkesinambungan mengikuti aktifitas menambah ketrampilan dan pengetahuan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Implementasi Standardisasi Profesi bidang TI di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan industri TI ini membutuhkan suatu formalisasi yang lebih baik dan tepat mengenai pekerjaan profesi yang berkaitan dengan keahlian dan fungsi dari tiap jabatannya. Hal ini menimbulkan kebutuhan untuk dibentuknya suatu standar profesi di bidang tersebut. Para profesional TI, sudah sejak lama mengharapkan adanya suatu standard kemampuan yang kontinyu dalam profesi tersebut.&lt;br /&gt;Masih banyaknya pekerjaan yang belum adanya standardisasi dan sertifikasi Profesi IT di indonesia, dikarenakan Standardisasi Profesi IT yang diperlukan Indonesia adalah standard yanng lengkap, dimana semua kemampuan profesi IT di bidangnya harus di kuasai tanpa kecuali, profesi IT seseorang mempunyai kemampuan, dan keahlian yang berbeda dengan bidang yang berbeda-beda, tapi perusahaan membutuhkan sebuah Pekerja IT yang bisa di semua bidang, dapat dilihat dari sebuh lowongan kerja yang mencari persyaratan dengan kriteria yang lengkap yang dibutuhkan perusahaan.&lt;br /&gt;Jika di bandingkan antara Profesi IT di Indonesia dengan negara lain contohnya jepang agak berbeda jauh dari masalah kualitasnya. Jepang membuat sendiri dan Mengadaptasi aturan penggunaan Model sertifikasi dimana pemberian sertifikasi ini bisa dijelaskan dibawah :&lt;br /&gt;Sertifikasi berbeda dengan ujian, lisensi ataupun registrasi. Registrasi mungkin berguna untuk statistik, tetapi tidak praktis untuk diterapkan akan lebih bermanfaat dengan sertifikasi. Untuk sertifikasi, inisiatif harus lahir dari sektor industri dan untuk bidang teknologi informasi sebaiknya berfokus pada model SRIG-PS.&lt;br /&gt;Sertikasi pada model SRIG-PS berbeda dengan badan lain seperti IEEE. Sertifikasi pada model SRIG-PS adalah independen, obyektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sedangkan sertifikasi IEEE adalah suatu jaminan tertulis, yang merupakan suatu demonstrasi formal yang merupakan konfirmasi dan merupakan suatu sistem atau komponen dari suatu persyaratan tertentu dan diterima untuk keperluan operasi.&lt;br /&gt;Sertifikasi ini memiliki tujuan untukbandingkan antara Profesi IT di Indonesia dengan negara lain contohnya jepang agak berbeda jauh dari masalah kualitasnya. Jepang membuat sendiri dan Mengadaptasi aturan penggunaan Model sertifikasi dimana pemberian sertifikasi ini bisa dijelaskan dibawah :&lt;br /&gt;Sertifikasi berbeda dengan ujian, lisensi ataupun registrasi. Registrasi mungkin berguna untuk statistik, tetapi tidak praktis untuk diterapkan akan lebih bermanfaat dengan sertifikasi. Untuk sertifikasi, inisiatif harus lahir dari sektor industri dan untuk bidang teknologi informasi sebaiknya berfokus pada model SRIG-PS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertikasi pada model SRIG-PS berbeda dengan badan lain seperti IEEE. Sertifikasi pada model SRIG-PS adalah independen, obyektif, dan tugas yang regular bagi kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sedangkan sertifikasi IEEE adalah suatu jaminan tertulis, yang merupakan suatu demonstrasi formal yang merupakan konfirmasi dan merupakan suatu sistem atau komponen dari suatu persyaratan tertentu dan diterima untuk keperluan operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Promosi model SRIG-PS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sertifikasi ini memiliki tujuan untuk&lt;br /&gt;- Membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi,&lt;br /&gt;- Membentuk standar kerja TI yang tinggi,&lt;br /&gt;- Pengembangan profesional yang berkesinambungan.&lt;br /&gt;Sedangkan bagi tenaga TI profesional tersebut&lt;br /&gt;- Sertifikasi ini merupakan pengakuan akan pengetahuan yang kaya (bermanfaat bagi promosi, gaji),&lt;br /&gt;- Perencanaan karir&lt;br /&gt;- Profesional development&lt;br /&gt;- Meningkatkan international marketability. Ini sangat penting dalam kasus, ketika tenaga TI tersebut harus bekerja pada perusahaan multinasional. — – Perusahaan akan mengakui keahliannya apabila telah dapat menunjukkan sertifikat tersebut.&lt;br /&gt;Beberapa negara telah mengembangkan dan mempromosikan sistem sertifikasi yang khas bagi negara tersebut. Beberapa negara menerapkan dan membayar lisensi kepada sistem sertifikasi yang ada. Beberapa negara menggunakan tenaga ahli untuk melakukan ujian.&lt;br /&gt;Dengan metode sertifikasi tersebut, maka seorang profesi akan ditempatkan pada jabatan yang sesuai dengan kemampuannya. Sedangkan di Indonesia sertifikasi Internasional dipakai untuk perencanaan karir. Hal itu dikarenakan masih banyaknya profesi yang menduduki lebih dari satu pekerjaan. Contohnya seorang programer di suatu perusahaan juga mengolah database perusahaan tersebut. Hal ini bisa juga diartikan seorang pegawai menduduki dua jabatan sekaligus, yaitu programer dan DBA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini telah di muat di www.jimmimustafa.com&lt;br /&gt;Referensi : http://www.hartartoanugerah.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=83:latar-teknisi-kompetensi-profesi-profesi-it-di-negara-maju&amp;catid=38:tulisan-di-tahun-2010&amp;Itemid=57&lt;br /&gt;Referensi : http://www.suaramerdeka.com/harian/0403/01/ragam4.htm&lt;br /&gt;Referensi : http://openstorage.gunadarma.ac.id/~mwiryana/IPKIN/SRIG-PS/st_page6.html&lt;br /&gt;Referensi : http://kelompoktighaka5c.blogspot.com/2009/10/standard-profesi-teknologi-informasi.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-1586917635970179751?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/1586917635970179751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/standar-profesi-di-indonesia-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/1586917635970179751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/1586917635970179751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/standar-profesi-di-indonesia-dan.html' title='Standar Profesi di Indonesia dan Regional'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-7193766049703221532</id><published>2011-05-07T20:01:00.000+07:00</published><updated>2011-05-07T20:01:25.596+07:00</updated><title type='text'>Standar Profesi ACM dan IEEE</title><content type='html'>ACM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ACM(Association for Computing Machinery) atau Asosiasi untuk Permesinan Komputer adalah sebuah serikat ilmiah dan pendidikan computer pertama didunia yang didirikan pada tahun 1947&lt;br /&gt;SIG dan ACM, mensponsori konferensi yang bertujuan untuk memperkenalkan inovasi baru dalam bidang tertentu.Tidak hanya mensponsori konferensi ,ACM juga pernah mensponsori pertandingan catur antara Garry Kasparov dan computer IBM DeepBlue.&lt;br /&gt;•ACM telah menciptakan sebuah perpustakaan digital dimana ia telah membuat seluruh publikasi yang tersedia .ACM perpustakaan digital merupakan koleksi terbesar didunia informasi mengenai mesin komputasi dan berisi arsip jurnal ,majalah ,prosiding konferensi online,danisu-isu terkini ACM publikasi. Layanan online termasuk forum yang disebut Ubiquity dan TechNews mencerna,baik yang berisi informasi terbaru tentang dunia IT.&lt;br /&gt;Pesaing utama ACM adalah IEEE Computer Society.&lt;br /&gt;•Perbedaan antara ACM dan IEEE adalah, ACM berfokus pada ilmu komputer teoritis dan aplikasi pengguna akhir, sementara IEEE lebih memfokuskan pada masalah-masalah hardware dan standardisasi. Cara lain untuk menyatakan perbedaan yaitu ACM adalah ilmuwan komputer dan IEEE adalah untuk insinyur listrik, meskipun subkelompok terbesar adalah IEEE Computer Society.&lt;br /&gt;•ACM memiliki empat “Boards“ yaitu:&lt;br /&gt;1.publikasi,&lt;br /&gt;2.SIG Governing Board,&lt;br /&gt;3.pendidikan, dan&lt;br /&gt;4.Badan Layanan Keanggotaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IEEE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah sebuah organisasi profesi nirlaba yang terdiri dari banyak ahli dibidang teknik yang mempromosikan pengembangan standar-standar dan bertindak sebagai pihak yang mempercepat teknologi- teknologi baru dalam semua aspek dalam industry dan rekayasa (engineering),yang mencakup telekomunikasi,jaringankomputer,kelistrikan, antariksa, danelektronika.&lt;br /&gt;•Tujuan inti IEEE adalah mendorong inovasi teknologi dan kesempurnaan untuk kepentingan kemanusiaan.&lt;br /&gt;•Visi IEEE adalah akan menjadi penting untuk masyarakat teknis global dan professional teknis dimana-mana dan dikenal secara universal untuk kontribusi teknologi dan teknis yang professional dalam meningkatkan kondisi perkembangan global.&lt;br /&gt;Standar dalam IEEE adalah mengatur fungsi ,kemampuan dan interoperabilitas dari berbagai macam produk dan layanan yang mengubah cara orang hidup, bekerja dan berkomunikasi.&lt;br /&gt;•Proses pembangunan IEEE standar dapat dipecah melalui tujuh langkah dasar yaitu:&lt;br /&gt;1.Mengamankan Sponsor,&lt;br /&gt;2.Meminta Otorisasi Proyek,&lt;br /&gt;3.Perakitan Kelompok Kerja,&lt;br /&gt;4.Penyusunan Standard,&lt;br /&gt;5.Pemungutan suara,&lt;br /&gt;6.Review Komite,&lt;br /&gt;7.Final Vote.&lt;br /&gt;Pada tahun 1980 bulan 2, IEEE membuat sebuah bagian yang mengurus standarisasi LAN(LocalAreaNetwork) danMAN(MetropolitanAreaNetwork). Bagian ini kemudian dinamakan sebagai 802. Angka 80 menunjukkan tahun dan angka 2 menunjukkan bulan dibentuknya kelompok kerja ini. Ada beberapa unit kerja dengan bidang yang mereka tangani diantaranya:&lt;br /&gt;IEEE Indonesia Section berada pada IEEE Region 10 (Asia-Pasifik). Ketua IEEE Indonesia Section tahun 2009-2010 adalah Arnold Ph Djiwatampu. Saat ini IEEE Indonesia Section memiliki beberapa chapter, yaitu:&lt;br /&gt;a. Chapter Masyarakat Komunikasi (Communications Society Chapter)&lt;br /&gt;b. Chapter Masyarakat Sistim dan Sirkuit (Circuits and Systems Society Chapter)&lt;br /&gt;c. Chapter Teknologi Bidang Kesehatan dan Biologi (Engineering in Medicine and Biology Chapter)&lt;br /&gt;d. Chapter Gabungan untuk Masyarakat Pendidikan, Masyarakat Peralatan Elektron, Masyarakat Elektronik Listrik, dan Masyarakat Pemroses Sinyal (Join Chapter of Education Society, Electron Devices Society, Power Electronics Society, Signal Processing Society)&lt;br /&gt;e. Chapter Gabungan MTT/AP-S (Joint chapter MTT/AP-S)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi : https://docs.google.com/leaf?id=0B9i0EbmJAJ9EYjhjZWVmMDYtYTZkOC00ZDBjLWE4YjUtNzEyNmYzNWE3YzZh&amp;sort=name&amp;layout=list&amp;num=50&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-7193766049703221532?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/7193766049703221532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/standar-profesi-acm-dan-ieee.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/7193766049703221532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/7193766049703221532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/standar-profesi-acm-dan-ieee.html' title='Standar Profesi ACM dan IEEE'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-7376149275381001052</id><published>2011-05-05T22:07:00.002+07:00</published><updated>2011-05-05T22:12:55.189+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='e-Bisnis'/><title type='text'>Dahsyat !!! Solusi Masalah Keuangan Anda</title><content type='html'>&lt;a&gt;&lt;href="http://www.penasaran.net/?ref=dx5cu3"&gt; PELUANG KERJA BARU&lt;br /&gt;BISNIS INTERNET MUDAH, BISA DARI RUMAH, MENGUNTUNGKAN DAN TERPERCAYA &lt;br /&gt;&lt;b&gt;KLIK DI SINI&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun Bisnis anda Sendiri.&lt;br /&gt;Saatnya Uang Yang Bekerja Untuk Anda, Bukan Anda Yang Bekerja Untuk Uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis ini Mudah, gampang menjalankannya&lt;br /&gt;Bisa dari mana saja, asal ada jaringan internet.&lt;br /&gt;Ayo, jangan ketinggalan, segera raih keberuntungan anda&lt;br /&gt;Caranya cukup mudah.&lt;br /&gt;Inilah Kerja Paruh Waktu Yang Harus Anda Lakukan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Daftarkan diri Anda, biaya murah.&lt;br /&gt;2. Login ke akun Anda.&lt;br /&gt;3. Isilah data online yang ada sesuai yang diperlukan lalu kirimkan isian tadi kepada kami.&lt;br /&gt;4. Ulangi langkah 2 dan 3.&lt;br /&gt;5. Selesai, Anda akan menerima pembayaran atas pekerjaan Anda yang dibayarkan setiap akhir bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjalankan e-bisnis ini sendiri, dan sudah dapat jutaan rupiah...&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.penasaran.net/?ref=dx5cu3"&gt; &lt;b&gt;Buktikan Di Sini&lt;/b&gt; &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-7376149275381001052?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/7376149275381001052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/dahsyat-solusi-masalah-keuangan-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/7376149275381001052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/7376149275381001052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/05/dahsyat-solusi-masalah-keuangan-anda.html' title='Dahsyat !!! Solusi Masalah Keuangan Anda'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-2626617074354074744</id><published>2011-03-24T03:15:00.000+07:00</published><updated>2011-03-24T03:15:43.866+07:00</updated><title type='text'>Perlindungan Hak Cipta</title><content type='html'>Sumber : http://sukolaras.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman modern ini, kesenian sudah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Seni sebagai bagian dari kreatifitas manusia, mempunyai ciri yang unik dan spesifik. Tidak ada standar baku dalam menilai kualitasnya. Tidak ada pula petunjuk dan aturan yang kaku dalam proses penciptaannya. Karena bersifat individual maka seni juga berurusan dengan subjektifitas. Dari subjektifitas ini tidaklah mungkin memaksakan selera dalam menikmatinya. Akan tetapi yang pasti bahwa seni telah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan manusia sebagai makhluk yang berbudaya, untuk diciptakan kemudian dinikmati, sebagai hiburan maupun untuk diapresiasi.&lt;br /&gt;Hasil kemampuan intelektual dan teknologi disebut Hak Kekayaan Intelektual (selanjutnya disebut HaKI), yang merupakan terjemahan dari Intellectual Property Right (IPR). Digunakannya istilah HaKI bagi terjemahan IPR karena merupakan istilah resmi dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 tentang Hak Cipta sebagaimana telah diubah menjadi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era global keberadaan dan perkembangan karya cipta musik dan lagu sebagai salah satu bagian yang dilindungi hak cipta, tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan industri teknologi (paten, know-how, dan lain-lainya). Industri ini dibentuk dari industri cultural yang menempati posisi yang cukup diperhitungkan. Posisi tersebut dengan mencontohkan Amerika Serikat sebagai negara Adidaya yang mengandalkan industri musik dan lagu sebagai sumber devisa dalam perdagangan internasionalnya. Industri ini juga merupakan salah satu komoditi yang paling potensial bagi transaksi perdagangan internasional, karena mempunyai segmen pasar yang sangat luas dan mampu melewati batas-batas negara. Selain itu musik dan lagu juga dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat tanpa mengenal batas usia. Dengan demikian musik dan lagu sebagai sebuah komoditas yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seni musik adalah salah satu jenis seni yang paling populer dalam kehidupan kita sehari-hari. Saat ini hampir di setiap saat dan setiap tempat musik dapat kita jumpai. Apalagi dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin maju, keinginan orang untuk mendapatkan sekaligus menikmati musik semakin mudah dan semakin praktis. Kita dapat mendengarkan lagu-lagu dari artis-artis kesayangan kita yang “tersimpan” atau terekam dalam segulungan pita magnetik terbungkus kotak plastik, berukuran kira-kira 10 x 6 cm dengan ketebalan yang hanya sekitar 1 cm saja. Benda berupa media sumber suara ini adalah kaset (compact cassette). Dengan bantuan sebuah piranti elektronik tertentu, yang secara awam disebut tape recorder, bertugas memutar dan membaca sinyal-sinyal magnetik di atas permukaan pita tersebut. Oleh tape recorder sinyal-sinyal magnetik yang tersimpan dalam pita kaset diubah menjadi sinyal listrik dan akhirnya diubah lagi menjadi sinyal-sinyal suara di kedua pengeras suaranya. Maka lagu yang tersimpan dalam kaset tadi dapat didengarkan dan dinikmati.&lt;br /&gt;Terbentuknya sebuah kaset berisi misalnya rekaman lagu-lagu itu pada hakekatnya telah melalui proses yang cukup panjang. Melalui rangkaian kegiatan produksi dan ekonomi yang saling terkait. Pihak-pihak yang menunjang produksi ini antara lain adalah pencipta lagu, produser perusahaan rekaman, artis penyanyi, arranger (penata musik), musisi pendukung rekaman, produsen kaset kosong, distributor/penyalur sampai ke pengecer (retail) dalam hal ini toko kaset. Proses penciptaan sebuah karya sampai pada produksi perekaman dan penggandaan kemudian dipasarkan kepada umum sudah merupakan industri tersendiri. Keberadaannya diakui oleh negara seperti halnya industri-industri lain.&lt;br /&gt;Secara proposional, dalam keadaan ideal sebenarnya industri perekaman suara dengan kaset sebagai wahana produksinya, menguntungkan semua pihak yang terkait. Akan tetapi mengingat bidang usaha ini mempunyai prospek yang baik secara ekonomis maka ada pihak-pihak tertentu yang ikut menumpang menggunakan jalan pintas secara tidak sah dan tidak adil dengan tujuan mendapatkan keuntungan ekonomis tertentu. Dengan merekam ulang dan memperbanyak tanpa seizin pencipta dan produsernya serta memasarkannya dengan secara sembunyi-sembunyi, mereka dapat meraup keuntungan dalam jumlah besar tanpa harus membiayai komponen-komponen produksi lainnya, misalnya honor pencipta, artis, studio, dan lain-lain. Penggandaan hingga pemasarannya secara ilegal ini lazim disebut tindakan pembajakan kaset.&lt;br /&gt;Produser dan seniman pencipta karya adalah pihak yang paling dirugikan oleh praktek pembajakan kaset ini. Biasanya kaset bajakan dijual dengan harga yang lebih murah dengan kualitas perekaman yang semakin baik, sehingga secara umum hampir tidak bisa dibedakan dengan kaset yang asli. Ketika dihadapkan pada dua pilihan ini, konsumen, tentu saja, akan cenderung memilih produk yang harganya lebih murah dalam hal ini kaset bajakan tersebut. Akibatnya peningkatan penjualan kaset asli menjadi terhambat, karena pasar telah terisi oleh kaset bajakan. Apabila produser memberlakukan sistem royalti pada penciptanya, maka akibat yang diterima penciptanya adalah tidak dapat menerima royalti dari sejumlah kaset yang beredar di pasaran, karena produk bajakan.&lt;br /&gt;Keadaan yang demikian ini membuat industri rekaman rugi dan terancam gulung tikar, karena beaya produksi tidak diimbangi keuntungan yang wajar. Secara tidak langsung menjadi penghambat kreatifitas lahirnya karya-karya seni sebab sipencipta takut, gamang dan tidak bergairah untuk berkarya. Di sisi lain pemerintahpun akan merugi karena pemasukan pajak yang diharapkan dari penjualan kaset ini menjadi berkurang.&lt;br /&gt;Perlindungan hak cipta pada umumnya berarti bahwa penggunaan atau pemakaian dari hasil karya tertentu hanya dapat dilakukan dengan ijin dari pemilik hak tersebut. Yang dimaksud menggunakan atau memakai di sini adalah mengumumkan, memperbanyak ciptaan atau memberikan ijin untuk itu.&lt;br /&gt;Dalam kerangka perlindungan hak cipta, hukum membedakan dua macam hak, yaitu hak ekonomi dan hak moral. Hak ekonomi berhubungan dengan kepentingan ekonomi pencipta seperti hak untuk mendapatkan pembayaran royalti atas penggunaan (pengumuman dan perbanyakan) karya cipta yang dilindungi. Hak moral berkaitan dengan perlindungan kepentingan nama baik dari pencipta, misalnya untuk tetap mencantumkan namanya sebagai pencipta dan untuk tidak mengubah isi karya ciptaannya.&lt;br /&gt;Pelaksanaan perlindungan hak ekonomi biasanya dititikberatkan pada pembayaran royalti. Hal ini didasarkan atas pemikiran bahwa seorang pencipta musik dan lagu untuk menghasilkan karya seni itu telah melakukan pengorbanan waktu dan tenaga dan sudah selayaknya sang pencipta menuntut perolehan keuntungan ekonomi dari pengorbanan tersebut.&lt;br /&gt;Sehubungan dengan perlindungan hak ekonomi pencipta karya cipta musik dan lagu, pranata hukum belum berperan secara baik untuk melindungi hak ekonomi pencipta. Kemajuan teknologi yang luar biasa, menghadirkan berbagai peralatan canggih, berdaya guna tinggi dengan sistem pengoperasian sederhana, membuka peluang bagi pelanggaran, misalnya dengan cara merekam ulang karya cipta musik dan lagu tanpa seijin pencipta. Dihadapkan pada realitas tersebut yang menawarkan peluang secara ekonomi sagat menjanjikan keuntungan. Logika pelanggaran hak cipta adalah keberanian untuk mengambil resiko melawan hukum. Di samping itu apresiasi masyarakat yang rendah terhadap karya dari pencipta musik dan lagu antara lain dengan membeli kaset bajakan dengan harga murah meskipun dengan mutu rendah, ikut mempengaruhi pelanggaran hak cipta. Pembajakan karya seni ternyata tak mengenal orang dan makin menggila di Indonesia. Buktinya, pencipta lagu asal Bali yang lama bermukim di Jakarta, sekarang menetap di kota kelahirannya di Denpasar yaitu Bapak Wedha Asmara, pencipta lagu “Senja di Batas Kota” dan “ Kau Selalu Dihatiku” telah menjadi korbannya. Pembajak musik dan lagu mempunyai pangsa pasar. Barang bajakan mudah diperoleh dan merupakan hal yang biasa dilihat sehari-hari, padahal diketahui hal itu merupakan suatu bentuk pelanggaran terhadap perlindungan hukum terhadap pencipta yang telah dicakup dalam Undang-undang Hak Cipta Tahun 2002.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-2626617074354074744?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/2626617074354074744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/perlindungan-hak-cipta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/2626617074354074744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/2626617074354074744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/perlindungan-hak-cipta.html' title='Perlindungan Hak Cipta'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-8978596502343596916</id><published>2011-03-24T03:10:00.000+07:00</published><updated>2011-03-24T03:10:13.082+07:00</updated><title type='text'>Keterbatasan UU Telekomunikasi Dalam Mengatur Penggunaan Teknologi Informasi</title><content type='html'>Pada UU No.36 tentang telekomunikasi mempunyai salah satu tujuan yang berisikan upaya untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintah, mendukung terciptanya tujuan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya serta meningkatkan hubungan antar bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembuatan UU ini dibuat karena ada beberapa alasan,salah satunya adalah bahwa pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang sangat pesat telah mengakibatkan perubahan yang mendasar dalam penyelenggaraan dan cara pandang terhadap telekomunikasi dan untuk manjaga keamanan bagi para pengguna teknologi informasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi menurut saya berdasarkan UU No.36 tentang telekomunikasi,disana tidak terdapat batasan dalam penggunaan teknologi informasi,karena penggunaan teknologi informasi sangat berpeangaruh besar untuk negara kita,itu apa bila dilihat dari keuntungan buat negara kita karena kita dapat secara bebas memperkenalkan kebudayaan kita kepada negara-negara luar untuk menarik minat para turis asing dan teklnologi informasi juga merupakan hal yang sangat bebas bagi para pengguna teknologi informasi untuk disegala bidang apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi keuntungnya juga dapat dilihat dari segi bisnis keuntungannya adalah kita dengan bebas dan dengan luas memasarkan bisnis yang kita jalankan dengan waktu yang singkat. Jadi Kesimpulannya menurut saya adalah oleh Para penggunaan teknologi informasi tidak memiliki batasan,karea dapat mnguntungkan dalam semua pihak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-8978596502343596916?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/8978596502343596916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/keterbatasan-uu-telekomunikasi-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/8978596502343596916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/8978596502343596916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/keterbatasan-uu-telekomunikasi-dalam.html' title='Keterbatasan UU Telekomunikasi Dalam Mengatur Penggunaan Teknologi Informasi'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-6734357826051752551</id><published>2011-03-24T03:05:00.000+07:00</published><updated>2011-03-24T03:05:09.656+07:00</updated><title type='text'>Azas dan Tujuan Telekomunikasi</title><content type='html'>&lt;b&gt;Azas dan Tujuan Telekomunikasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Azas&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Azas adil dan merata, bahwa penyelenggaraan telekomunikasi memberikan kesempatan dan perlakuan yang sama kepada semua pihak yang memenuhi syarat dan hasil-hasil dinikmati oleh masyarakat secara adil dan merata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tujuan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Adapun tujuan Balai Telekomunikasi dan Informatika Perdesaan adalah mempercepat pemerataan penyediaan akses dan layanan telekomunikasi dan informatika perdesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pasal 2&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Telekomunikasi diselenggarakan berdasarkan asas manfaat, adil dan merata, kepastian hukum, keamanan, kemitraan, etika. dan kepercayaan pada diri sendiri.&lt;br /&gt;Penjelasannya:&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Penyelenggaraan telekomumkasi memperhatikan dengan sungguh-sungguh asas pembangunan nasional dengan mengutamakan asas manfaat, asas adil dan merata, asas kepastian hukum dan asas kepercayaan pada diri sendiri, serta memperhatikan pu1a asas keamanan, kemitraan, dan etika.&lt;br /&gt;1) Asas manfaat berarti bahwa pembangunan telekomunikasi khususnya penyelenggaraan telekomunikasi akan lebih berdaya guna dan berhasil guna baik sebagai infrastruktur pembangunan, sarana penyelenggaraan pemerintahan, sarana pendidikan, sarana perhubungan maupun sebagai komoditas ekonomi yang dapat lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat lahir dan batin.&lt;br /&gt;2) Asas adil dan merata adalah bahwa penyelenggaraan telekomunikasi memberikan kesempatan dan perlakuan yang sama kepada semua pihak yang memenuhi syarat dan hasil-hasilnya dinikmati oleh masyarakat secara adil dan merata.&lt;br /&gt;3) Asas kepastian hukum berarti bahwa pembangunan telekomunikasi khususnya penyelenggaraan telekomunikasi harus didasarkan kepada peraturan perundang-undangan yang menjamin kepastian hukum dan memberikan perlindungan hukum baik bagi para investor, penyelenggara telekomunikasi, maupun kepada pengguna telekomunikasi.&lt;br /&gt;4) Asas kepercayaan pada diri sendiri, dilaksanakan dengan memanfaatkan secara maksimal potensi sumber daya nasiona1 secara efisien serta penguasaan teknologi telekomunikasi, sehingga dapat meningkatkan kemandirian dan mengurangi ketergantungan sebagai suatu bangsa da1am menghadapi persaingan global.&lt;br /&gt;5) Asas kemitraan mengandung makna bahwa penyelenggaraan telekomunikasi harus dapat mengembangkan iklim yang harmonis, timbal balik, dan sinergi dalam penyelenggaraan telekomunikasi.&lt;br /&gt;6) Asas keamanan dirnaksudkan agar penyelenggaraan telekomumkasi selalu memperhatikan faktor keamanan da1am perencanaan. pembangunan. dan pengoperasiannya.&lt;br /&gt;7) Asas etika dimaksudkan agar dalam penyelenggaraan telekomunikasi senantiasa dilandasi oleh semangat profesionalisme, kejujuran, kesusilaan. dan keterbukaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pasal 3&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Telekomunikasi diselenggarakan dengan tujuan untuk mendukung persatuan dan kesatuan bangsa. Meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata. mendukung kehidupan ekonomi dan kegiatan pemerintahan. serta meningkatkan hubungan antarbangsa.&lt;br /&gt;Penjelasannya:&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;Tujuan penyelenggaraan telekomunikasi dalam ketentuan ini dapat dicapai, antara lain, melalui reformasi telekomunikasi untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan telekomunikasi dalam rangka menghadapi globalisasi, mempersiapkan sektor telekomunikasi memasuki persaingan usaha yang sehat dan profesional dengan regulasi yang transparan, serta membuka lebih banyak kesempatan berusaha bagi pengusaha kecil datl menengah.&lt;br /&gt;Keterbatasan UU Telekomunikasi, dalam mengatur pengguna teknologi informasi&lt;br /&gt;Pada UU No.36 tentang telekomunikasi mempunyai salah satu tujuan yang berisikan upaya untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintah, mendukung terciptanya tujuan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya serta meningkatkan hubungan antar bangsa.&lt;br /&gt;Dalam pembuatan UU ini dibuat karena ada beberapa alasan, salah satunya adalah bahwa pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang sangat pesat telah mengakibatkan perubahan yang mendasar dalam penyelenggaraan dan cara pandang terhadap telekomunikasi dan untuk manjaga keamanan bagi para pengguna teknologi informasi.&lt;br /&gt;Apakah ada keterbatasan yang dituangkan dalam UU no.36 Telekomunikasi tersebut dalam hal mengatur penggunaan teknologi Informasi ? Menurut undang-undang No. 36 Tahun 1999 mengenai Telekomunikasi pada pasal 38 yang berisikan “Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan gangguan fisik dan elektromagnetik terhadap penyelenggaraan telekomunikasi”. Pada undang-undang ini lebih terfokus kepada gangguan yang bersifat infrastruktur dan proses transmisi data, bukan mengenai isi content informasi. Maka berdasarkan isi dari UU tersebut tidak ada penjelasan mengenai batasan-batasan yang mengatur secara spesifik dalam penggunaan teknologi informasi tersebut, artinya dalan UU tersebut tidak ada peraturan yang secara resmi dapat membatasi penggunaan teknologi komunikasi ini. Namun akan lain ceritanya jika kita mencoba mencari batasan-batasan dalam penggunaan teknologi informasi berbasis sistem komputer yang merupakan sistem elektronik yang dapat dilihat secara virtual, maka hal tersebut diatur dalam UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik terutama BAB VII tentang Perbuatan yang Dilarang. Untuk itu kita sebagai pengguna teknologi informasi dan komunikasi harus lebih bijak dan berhati-hati lagi dalam memanfaatkan teknologi ini dengan memperhatikan peraturan dan norma yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kesimpulannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jadi menurut saya adalah para penggunaan teknologi informasi tidak memiliki batasan, karena dapat menguntungkan dalam semua pihak, tetapi harus mengikuti peraturan dan norma-nomra yang sudah ada.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-6734357826051752551?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/6734357826051752551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/azas-dan-tujuan-telekomunikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/6734357826051752551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/6734357826051752551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/azas-dan-tujuan-telekomunikasi.html' title='Azas dan Tujuan Telekomunikasi'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-2047650455608013117</id><published>2011-03-24T03:00:00.000+07:00</published><updated>2011-03-24T03:00:02.431+07:00</updated><title type='text'>Prosedur pendaftaran HAKI di Kemenkumham</title><content type='html'>Proses Pendaftaran HAKI dibagi menjadi 3, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Pendaftaran Hak Paten&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-XfBe6hFeuIA/TYpG6_uUE1I/AAAAAAAAAB8/Avs8dqoauf4/s1600/paten.bmp" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="214" src="http://4.bp.blogspot.com/-XfBe6hFeuIA/TYpG6_uUE1I/AAAAAAAAAB8/Avs8dqoauf4/s320/paten.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Pendaftaran Merk Dagang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-weEC0dnzgdk/TYpO8JBq2cI/AAAAAAAAACE/Gy6ZA4emnLs/s1600/merk.bmp" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="254" src="http://3.bp.blogspot.com/-weEC0dnzgdk/TYpO8JBq2cI/AAAAAAAAACE/Gy6ZA4emnLs/s320/merk.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Pendaftaran Permohonan Desain Industri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-5FGetuqdK7A/TYpQmvWSIPI/AAAAAAAAACM/bpA3kBjduLU/s1600/paten.bmp" imageanchor="1" style="margin-left:1em; margin-right:1em"&gt;&lt;img border="0" height="320" width="302" src="http://1.bp.blogspot.com/-5FGetuqdK7A/TYpQmvWSIPI/AAAAAAAAACM/bpA3kBjduLU/s320/paten.bmp" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-2047650455608013117?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/2047650455608013117/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/prosedur-pendaftaran-haki-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/2047650455608013117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/2047650455608013117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/prosedur-pendaftaran-haki-di.html' title='Prosedur pendaftaran HAKI di Kemenkumham'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-XfBe6hFeuIA/TYpG6_uUE1I/AAAAAAAAAB8/Avs8dqoauf4/s72-c/paten.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-5006314351285199443</id><published>2011-03-24T02:00:00.000+07:00</published><updated>2011-03-24T02:00:52.052+07:00</updated><title type='text'>UU NO. 36 TAHUN 1999 TENTANG TELEKOMUNIKASI</title><content type='html'>UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR  36  TAHUN 1999&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;TELEKOMUNIKASI&lt;br /&gt;( Sumber : www.radioprssni.com )&lt;br /&gt; DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menimbang: &lt;br /&gt;a. bahwa tujuan pembangunan nasional adalah untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata materiil dan spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945;&lt;br /&gt;b. bahwa penyelenggaraan telekomunikasi mempunyai arti strategis dalam upaya memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintahan, mendukung terciptanya tujuan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, serta meningkatkan hubungan antar bangsa;&lt;br /&gt;c. bahwa pengaruh globalisasi, dan perkembangan teknologi telekomunikasi yang sangat pesat telah mengakibatkan perubahan yang sangat mendasar dalam penyelenggaraan dan cara pandang terhadap telekomunikasi;&lt;br /&gt;d. bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan perubahan mendasar dalam penyelenggaraan dan cara pandang terhadap telekomunikasi tersebut, perlu dilakukan penataan dan pengaturan kembali mengenai penyelenggaraan telekomunikasi nasional;&lt;br /&gt;e. bahwa sehubungan dengan hal-hal tersebut di atas, maka Undang-Undang No. 3 tahun 1989 tentang Telekomunikasi dipandang tidak sesuai lagi, sehingga perlu diganti;&lt;br /&gt; Mengingat: Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), dan Pasal 33 Undang Undang Dasar 1945;&lt;br /&gt;Dengan Persetujuan&lt;br /&gt;DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN :&lt;br /&gt; Menetapkan: UNDANG-UNDANG TENTANG TELEKOMUNIKASI&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;KETENTUAN UMUM&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:&lt;br /&gt;1. Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman, dan atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda-tanda, isyarat, tulisan, gambar, suara, dan bunyi melalui sistem kawat, optik, radio atau sistem elektromagnetik lainnya;&lt;br /&gt;2. Alat telekomunikasi adalah setiap alat perlengkapan yang digunakan dalam bertelekomunikasi;&lt;br /&gt;3. Perangkat telekomunikasi adalah sekelompok alat telekomunikasi yang memungkinkan bertelekomunikasi;&lt;br /&gt;4. Sarana dan prasarana telekomunikasi adalah segala sesuatu yang memungkinkan dan mendukung berfungsinya telekomunikasi;&lt;br /&gt;5. Pemancar radio adalah alat telekomunikasi yang menggunakan dan memancarkan gelombang radio;&lt;br /&gt;6. Jaringan telekomunikasi adalah rangkaian perangkat telekomunikasi dan kelengkapannya yang digunakan dalam bertelekomunikasi;&lt;br /&gt;7. Jasa telekomunikasi adalah layanan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan bertelekomunikasi dengan menggunakan jaringan telekomunikasi ;&lt;br /&gt;8. Penyelenggara telekomunikasi adalah perseorangan, koperasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), badan usaha swasta, instansi pemerintah, dan instansi pertahanan keamanan negara;&lt;br /&gt;9. Pelanggan adalah perseorangan, badan hukum, instansi pemerintah yang menggunakan jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi berdasarkan kontrak;&lt;br /&gt;10. Pemakai adalah perseorangan, badan hukum, instansi pemerintah yang menggunakan jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi yang tidak berdasarkan kontrak;&lt;br /&gt;11. Pengguna adalah pelanggan dan pemakai;&lt;br /&gt;12. Penyelenggara telekomunikasi adalah kegiatan penyediaan dan pelayanan telekomunikasi sehingga memungkinkan terselenggaranya telekomunikasi;&lt;br /&gt;13. Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi adalah kegiatan penyediaan dan atau pelayanan jaringan telekomunikasi yang memungkinkan terselenggaranya telekomunikasi;&lt;br /&gt;14. Penyelenggaraan jasa telekomunikasi adalah kegiatan penyediaan dan atau pelayanan jasa telekomunikasi yang memungkinkan terselenggaranya telekomunikasi;&lt;br /&gt;15. Penyelenggaraan telekomunikasi khusus adalah penyelenggaraan telekomunikasi yang sifat, peruntukan, dan pengoperasiannya khusus;&lt;br /&gt;16. Interkoneksi adalah keterhubungan antarjaringan telekomunikasi dari penyelenggara jaringan telekomunikasi yang berbeda;&lt;br /&gt;17. Menteri adalah Menteri yang ruang lingkup tugas tanggungjawabnya di bidang telekomunikasi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;ASAS DAN TUJUAN&lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;Telekomunikasi diselenggarakan berdasarkan asas manfaat, adil dan merata, kepastian hukum, keamanan, kemitraan, etika, dan kepercayaan pada diri sendiri.&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;Telekomunikasi diselenggarakan dengan tujuan untuk mendukung persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara adil dan merata, mendukung kehidupan ekonomi dan kegiatan pemerintahan, serta meningkatkan hubungan antarbangsa.&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PEMBINAAN&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;1. Telekomunikasi dikuasai oleh Negara dan pembinaannya dilakukan oleh Pemerintah.&lt;br /&gt;2. Pembinaan telekomunikasi diarahkan untuk meningkatkan penyelenggaraan telekomunikasi yang meliputi penetapan kebijakan, pengaturan, pengawasan dan pengendalian.&lt;br /&gt;3. Dalam penetapan kebijakan, pengaturan, pengawasan dan pengendalian di bidang telekomunikasi, sebagaimana dimaksud dalam ayat (2), dilakukan secara menyeluruh dan terpadu dengan memperhatikan pemikiran dan pandangan yang berkembang dalam masyarakat serta perkembangan global.&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;1. Dalam rangka pelaksanaan pembinaan telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4, Pemerintah melibatkan peran serta masyarakat.&lt;br /&gt;2. Peran serta masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa penyampaian pemikiran dan pandangan yang berkembang dalam masyarakat mengenai arah pengembangan pertelekomunikasian dalam rangka penetapan kebijakan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan di bidang telekomunikasi.&lt;br /&gt;3. Pelaksanaan peran serta masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diselenggarakan oleh lembaga mandiri yang dibentuk untuk maksud tersebut.&lt;br /&gt;4. Lembaga sebagaimana dimaksud pada ayat (3) keanggotaannya terdiri dari asosiasi yang bergerak di bidang usaha telekomunikasi, asosiasi profesi telekomunikasi, asosiasi produsen peralatan telekomunikasi, asosiasi pengguna jaringan, dan jasa telekomunikasi, serta masyarakat intelektual di bidang telekomunikasi.&lt;br /&gt;5. Ketentuan mengenai tata cara peran serta masyarakat dan pembentukan lembaga mandiri sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;Menteri bertindak sebagai penanggung jawab administrasi telekomunikasi Indonesia.&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;PENYELENGGARAAN&lt;br /&gt;Bagian Pertama&lt;br /&gt;Umum&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;1. Penyelenggaraan telekomunikasi meliputi :&lt;br /&gt;a. penyelenggaraan jaringan telekomunikasi;&lt;br /&gt;b. penyelenggaraaan jasa telekomunikasi;&lt;br /&gt;c. penyelenggaraan telekomunikasi khusus.&lt;br /&gt;(2) Dalam penyelenggaraan telekomunikasi, diperhatikan hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. melindungi kepentingan dan keamanan negara;&lt;br /&gt;b. mengantisipasi perkembangan teknologi dan tuntutan global;&lt;br /&gt;c. dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan;&lt;br /&gt;d. peran serta masyarakat.&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Penyelenggara&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;(1) Penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggaraan jasa telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (1) huruf a dan huruf b, dapat dilakukan oleh badan hukum yang didirikan untuk maksud tersebut berdasarkan peraturan perundangan-undangan yang berlaku, yaitu :&lt;br /&gt;a. Badan Usaha Milik Negara (BUMN);&lt;br /&gt;b. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD); &lt;br /&gt;c. badan usaha swasta; atau&lt;br /&gt;d. koperasi;&lt;br /&gt;(2) Penyelenggaraan Telekomunikasi khusus sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (1) huruf c, dapat dilakukan oleh :&lt;br /&gt;a. perseorangan;&lt;br /&gt;b. instansi pemerintah ;&lt;br /&gt;c. badan hukum selain penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi;&lt;br /&gt;(3) Ketentuan mengenai penyelenggaraan telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;(1) Penyelenggara jaringan telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1), dapat menyelenggarakan jasa telekomunikasi.&lt;br /&gt;(2) Penyelenggara jasa telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1), dalam menyelenggarakan jasa telekomunikasi, menggunakan dan atau menyewa jaringan telekomunikasi milik penyelenggara jaringan telekomunikasi.&lt;br /&gt;(3) Penyelenggara telekomunikasi khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (2), dapat menyelenggarakan telekomunikasi untuk : &lt;br /&gt;a. keperluan sendiri;&lt;br /&gt;b. keperluan pertahanan keamanan negara;&lt;br /&gt;c. keperluan penyiaran.&lt;br /&gt;(4) Penyelenggara telekomunikasi khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a, terdiri dari penyelenggaraan telekomunikasi untuk keperluan :&lt;br /&gt;a. perseorangan;&lt;br /&gt;b. instansi pemerintah;&lt;br /&gt;c. dinas khusus;&lt;br /&gt;d. badan hukum.&lt;br /&gt;(5) Ketentuan mengenai persyaratan penyelenggaraan telekomunikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Larangan Praktek Monopoli&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;(1) Dalam penyelenggaraan telekomunikasi dilarang melakukan kegiatan yang dapat mengakibatkan terjadinya praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat di antara penyelenggara telekomunikasi.&lt;br /&gt;(2)Larangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;Bagian Keempat&lt;br /&gt;Perizinan&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;(1)Penyelenggaraan telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 dapat diselenggarakan setelah mendapat izin dari Menteri.&lt;br /&gt;(2)     Izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan dengan memperhatikan :&lt;br /&gt;a.        tata cara yang sederhana;&lt;br /&gt;b.       proses yang transparan, adil dan tidak diskriminatif; serta&lt;br /&gt;c.        penyelesaian dalam waktu singkat.&lt;br /&gt;(3)     Ketentuan mengenai perizinan penyelenggaraan telekomunikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Kelima&lt;br /&gt;Hak dan Kewajiban Penyelenggara dan Masyarakat&lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;(1)    Dalam rangka pembangunan, pengoperasian, dan atau pemeliharaan jaringan telekomunikasi, penyelenggara telekomunikasi dapat memanfaatkan atau melintasi tanah negara dan atau bangunan yang dimiliki atau dikuasai Pemerintah.&lt;br /&gt;(2) Pemanfaatan atau pelintasan tanah negara dan atau bangunan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku pula terhadap sungai, danau, atau laut, baik permukaan maupun dasar.&lt;br /&gt;(3)Pembangunan, pengoperasian dan atau pemeliharaan jaringan telekomunikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan dari instansi pemerintah yang bertanggungjawab dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;Penyelenggara telekomunikasi dapat memanfaatkan atau melintasi tanah dan atau bangunan milik perseorangan untuk tujuan pembangunan, pengoperasian, atau pemeliharaan jaringan telekomunikasi setelah terdapat persetujuan di antara para pihak.&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;Setiap pengguna telekomunikasi mempunyai hak yang sama untuk menggunakan jaringan telekomunikasi dan jasa telekomunikasi dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;(1) Atas kesalahan dan atau kelalaian penyelenggara telekomuniksi yang menimbulkan kerugian, maka pihak-pihak yang dirugikan berhak mengajukan tuntutan ganti rugi kepada penyelenggara telekomunikasi.&lt;br /&gt;(2)Penyelenggara telekomunikasi wajib memberikan ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), kecuali penyelenggara telekomunikasi dapat membuktikan bahwa kerugian tersebut bukan diakibatkan oleh kesalahan dan atau kelalaiannya.&lt;br /&gt;(3)Ketentuan mengenai tata cara pengajuan dan penyelesaian ganti rugi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;(1)   Setiap penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi wajib memberikan kontribusi dalam pelayanan universal.&lt;br /&gt;(2) Kontribusi pelayanan universal sebagaimana dimakasud pada ayat (1) berbentuk penyediaan sarana dan prasarana telekomunikasi dan atau kompensasi lain.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan kontribusi pelayanan universal sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;Penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi wajib menyediakan pelayanan telekomunikasi berdasarkan prinsip :&lt;br /&gt;a. perlakuan yang sama dan pelayanan yang sebaik-baiknya bagi semua pengguna;&lt;br /&gt;b. peningkatan efisiensi dalam penyelenggaraan telekomunikasi; dan&lt;br /&gt;c. pemenuhan standar pelayanan serta standar penyediaan sarana dan prasarana.&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;(1) Penyelenggara jasa telekomunikasi wajib mencatat/merekam secara rinci pemakaian jasa telekomunikasi yang digunakan oleh pengguna telekomunikasi.&lt;br /&gt;(2) Apabila pengguna memerlukan catatan pemakaian jasa telekomunikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), penyelenggara telekomunikasi wajib memberikannya.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan mengenai pencatatan pemakaian jasa telekomunikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;Penyelenggara jaringan telekomunikasi wajib menjamin kebebasan penggunanya memilih jaringan telekomunikasi lain untuk pemenuhan kebutuhan telekomunikasi.&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;Setiap penyelenggara telekomunikasi wajib memberikan prioritas untuk pengiriman, penyaluran, dan penyampaian informasi penting menyangkut :&lt;br /&gt;a. keamanan negara;&lt;br /&gt;b. keselamatan jiwa manusia dan harta benda;&lt;br /&gt;c. bencana alam;&lt;br /&gt;d. marabahaya; dan atau&lt;br /&gt;e. wabah penyakit.&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;Penyelenggara telekomunikasi dilarang melakukan kegiatan usaha penyelenggaraan telekomunikai yang bertentangan dengan kepentingan umum, kesusilaan, kemanan dan ketertiban umum.&lt;br /&gt; Pasal 22&lt;br /&gt;Setiap orang dilarang melakukan perbuatan tanpa hak, tidak sah, atau memanipulasi :&lt;br /&gt;a. akses ke jaringan telekomunikasi; dan atau&lt;br /&gt;b. akses ke jasa telekomunikasi; dan atau&lt;br /&gt;c. akses ke jaringan telekomunikasi khusus.&lt;br /&gt;Bagian Keenam&lt;br /&gt;Penomoran&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;(1) Dalam penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan jasa telekomunikasi ditetapkan dan digunakan sistem penomoran.&lt;br /&gt;(2) Sistem penomoran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Menteri.&lt;br /&gt; Pasal 24&lt;br /&gt;Permintaan penomoran oleh penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi diberikan berdasar sistem penomoran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23.&lt;br /&gt;Bagian Ketujuh&lt;br /&gt;Interkoneksi dan Biaya Hak Penyelenggaraan&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;br /&gt;(1)     Setiap penyelenggara jaringan telekomunikasi berhak untuk mendapatkan interkoneksi dari penyelenggara jaringan telekomunikasi lainnya.&lt;br /&gt;(2)     Setiap penyelenggara jaringan telekomunikasi wajib menyediakan interkoneksi apabila diminta oleh penyelenggara jaringan telekomunikasi lainnya.&lt;br /&gt;(3)    Pelaksanaan hak dan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan berdasarkan prinsip :&lt;br /&gt;a.     pemanfaatan sumber daya secara efisien;&lt;br /&gt;b. keserasian sistem dan perangkat telekomunikasi;&lt;br /&gt;c. peningkatan mutu pelayanan; dan&lt;br /&gt;d. persaingan sehat yang tidak saling merugikan.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan mengenai interkoneksi jaringan telekomunikasi, hak dan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt; Pasal 26&lt;br /&gt;(1) Setiap penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi wajib membayar biaya hak penyelenggaraan telekomunikasi yang diambil dari prosentase pendapatan.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan mengenai biaya penyelenggaraan telekomunikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Kedelapan&lt;br /&gt;Tarif&lt;br /&gt;Pasal 27&lt;br /&gt;Susunan tarif penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau tarif penyelenggara jasa telekomunikasi diatur dengan Peraturan Pemerintah. &lt;br /&gt;Pasal 28&lt;br /&gt;Besaran tarif penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi  ditetapkan oleh penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi dengan berdasarkan formula yang ditetapkan oleh Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Kesembilan&lt;br /&gt;Telekomunikasi Khusus&lt;br /&gt;Pasal 29&lt;br /&gt;(1)     Penyelenggaraan telekomunikasi khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (3) huruf a dan huruf b, dilarang disambungkan  ke jaringan penyelenggara telekomunikasi lainnya.&lt;br /&gt;(2)     Penyelenggaraan telekomunikasi khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (3) huruf c, dapat disambungkan ke jaringan penyelenggara telekomunikasi lainnya sepanjang digunakan untuk keperluan penyiaran&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;br /&gt;(1)     Dalam hal penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi belum dapat menyediakan akses di daerah tertentu, maka penyelenggara telekomunikasi khusus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (3) huruf a, dapat menyelenggarakan jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (1) huruf a dan huruf b setelah mendapat izin Menteri.&lt;br /&gt;(2)     Dalam hal penyelenggara jaringan telekomunikasi dan atau penyelenggara jasa telekomunikasi sudah dapat menyediakan akses di daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), maka penyelenggara telekomunikasi khusus dimaksud tetap dapat melakukan penyelenggaraan jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi.&lt;br /&gt;(3)     Syarat-syarat untuk mendapatkan izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;br /&gt;(1)     Dalam keadaan penyelenggara telekomunikasi khusus untuk keperluan pertahanan keamanan negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (3) huruf b belum atau tidak mampu mendukung kegiatannya, penyelenggara telekomunikasi khusus dimaksud dapat menggunakan atau memanfaatkan jaringan telekomunikasi yang dimiliki dan atau digunakan oleh penyelenggara telekomunikasi lainnya.&lt;br /&gt;(2)     Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Bagian Kesepuluh&lt;br /&gt;Perangkat Telekomunikasi,&lt;br /&gt;Spektrum Frekuensi Radio, dan Orbit Satelit&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;br /&gt;(1)     Perangkat telekomunikasi yang diperdagangkan, dibuat, dirakit, dimasukkan dan atau digunakan di wilayah Republik Indonesia wajib memperhatikan persyaratan teknis dan berdasarkan izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;(2)  Ketentuan mengenai persyaratan teknis perangkat telekomunikasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;br /&gt;(1)     Penggunaan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit wajib mendapatkan izin Pemerintah.&lt;br /&gt; (2)     Penggunaan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit harus sesuai dengan peruntukannya dan tidak saling mengganggu.&lt;br /&gt;(3)     Pemerintah melakukan pengawasan dan pengendalian penggunaan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit.&lt;br /&gt;(4)  Ketentuan penggunaan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit yang digunakan dalam penyelenggaraan telekomunikasi diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;(1) Pengguna spektrum frekuensi radio wajib membayar biaya penggunaan frekuensi, yang besarannya didasarkan atas penggunaan jenis dan lebar pita frekuensi.&lt;br /&gt;(2) Pengguna orbit satelit wajib membayar biaya hak penggunaan orbit satelit.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan mengenai biaya sebagaiama dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 35&lt;br /&gt;(1) Perangkat telekomunikasi yang digunakan oleh kapal berbendera asing dari dan ke wilayah perairan Indonesia dan atau yang dioperasikan di wilayah perairan Indonesia, tidak diwajibkan memenuhi persyaratan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32.&lt;br /&gt; (2)     Spektrum frekuensi radio dilarang digunakan oleh kapal berbendera asing yang berada di wilayah perairan Indonesia diluar peruntukannya, kecuali ;&lt;br /&gt;a.        untuk kepentingan keamanan negara, keselamatan jiwa manusia dan harta benda, bencana alam, keadaan marabahaya, wabah, navigasi dan keamanan lalu lintas pelayaran; atau&lt;br /&gt;b.       disambungkan ke jaringan telekomunikasi yang dioperasikan oleh penyelenggara telekomunikasi; atau&lt;br /&gt;c.        merupakan bagian dari sistem komunikasi satelit yang penggunaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan telekomunikasi dinas bergerak pelayaran.&lt;br /&gt;(3)     Ketentuan mengenai penggunaan spektrum frekuensi radio sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 36&lt;br /&gt;(1)     Perangkat telekomunikasi yang digunakan oleh pesawat udara sipil asing dari dan ke wilayah Indonesia tidak diwajibkan memenuhi persyaratan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32.&lt;br /&gt;(2)     Spektrum frekuensi radio dilarang digunakan oleh pesawat udara sipil asing dari dan ke wilayah Indonesia diluar peruntukannya,  kecuali ;&lt;br /&gt;a.        untuk kepentingan keamanan negara, keselamatan jiwa manusia dan harta benda, bencana alam, keadaan marabahaya, wabah, navigasi dan keselamatan lalu lintas penerbangan ; atau&lt;br /&gt;b.      disambungkan ke jaringan telekomunikasi yang dioperasikan oleh penyelenggara telekomunikasi ; atau&lt;br /&gt;c.        merupakan bagian dari sistem komunikasi satelit yang penggunaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan telekomunikasi dinas bergerak penerbangan.&lt;br /&gt;(3)     Ketentuan mengenai penggunaan spektrum frekuensi radio sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 37&lt;br /&gt;Pemberian izin penggunaan perangkat telekomunikasi yang menggunakan spektrum frekuensi radio untuk perwakilan diplomatik di Indonesia dilakukan dengan memperhatikan asas timbal balik.&lt;br /&gt;Bagian Kesebelas&lt;br /&gt;Pengamanan Telekomunikasi&lt;br /&gt;Pasal 38&lt;br /&gt;Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan gangguan fisik dan elektromagnetik terhadap penyelenggaraan telekomunikasi.&lt;br /&gt;Pasal 39&lt;br /&gt;(1) Penyelenggara telekomunikasi wajib melakukan pengamanan dan perlindungan terhadap instalasi dalam jaringan telekomunikasi yang digunakan untuk penyelenggaraan telekomunikasi.&lt;br /&gt;(2)   Ketentuan pengamanan dan perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 40&lt;br /&gt;Setiap orang dilarang melakukan kegiatan penyadapan atas informasi yang disalurkan melalui jaringan telekomunikasi dalam bentuk apapun.&lt;br /&gt;Pasal 41&lt;br /&gt;Dalam rangka pembuktian kebenaran pemakaian fasilitas telekomunikasi atas permintaan pengguna jasa telekomunikasi, penyelenggara jasa telekomunikasi wajib melakukan perekaman pemakaian fasilitas telekomunikasi yang digunakan oleh pengguna jasa telekomunikasi dan dapat melakukan perekaman informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;Pasal 42&lt;br /&gt;(1)     Penyelenggara jasa telekomunikasi wajib merahasiakan informasi yang dikirim dan atau diterima oleh pelanggan jasa telekomunikasi melalui jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi yang diselenggarakannya.&lt;br /&gt;(2)     Untuk keperluan proses peradilan pidana, penyelenggara jasa telekomunikasi dapat merekam informasi yang dikirim dan atau diterima oleh penyelenggara jasa telekomunikasi serta dapat memberikan informasi yang diperlukan atas :&lt;br /&gt;a. permintaan tertulis dari Jaksa Agung dan atau Kepala Kepolisian Republik Indonesia untuk tindak pidana tertentu;&lt;br /&gt;b. permintaan penyidik untuk tindak pidana tertentu sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.&lt;br /&gt;(3)     Ketentuan mengenai tata cara dan permintaan dan pemberian rekaman informasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt; Pasal 43&lt;br /&gt;Pemberian rekaman informasi oleh penyelenggara jasa telekomunikasi kepada pengguna jasa telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41 dan untuk kepentingan proses peradilan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42 ayat (2), tidak merupakan pelanggaran Pasal 40.&lt;br /&gt;BAB V&lt;br /&gt;PENYIDIKAN&lt;br /&gt;Pasal 44&lt;br /&gt;(1)     Selain Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia, juga Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu di lingkungan Departemen yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang telekomunikasi, diberi wewenang khusus sebagai penyidik sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana  untuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang telekomunikasi.&lt;br /&gt;(2)     Penyidik Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwenang :&lt;br /&gt;a.        melakukan pemeriksaan atas kebenaran laporan atau keterangan berkenaan dengan tindak pidana di bidang telekomunikasi;&lt;br /&gt;b. melakukan pemeriksaan terhadap orang dan atau badan hukum yang diduga melakukan tindak pidana di bidang telekomuniksi.&lt;br /&gt;c. menghentikan penggunaan alat dan atau perangkat telekomunikasi yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku;&lt;br /&gt;d. memanggil orang untuk didengar dan diperiksa sebagai saksi atau tersangka;&lt;br /&gt;e. melakukan pemeriksaan alat dan atau perangkat telekomunikasi yang diduga digunakan atau diduga berkaitan dengan tindak pidana di bidang telekomunikasi;&lt;br /&gt;f.         menggeledah tempat yang diduga digunakan untuk melakukan tindak pidana di bidang telekomunikasi; &lt;br /&gt;g.       menyegel dan atau menyita alat dan atau perangkat telekomuniksi yang digunakan atau diduga berkaitan dengan tindak pidana di bidang telekomunikasi;&lt;br /&gt;h.       meminta bantuan ahli dalam rangka pelaksanaan tugas penyidikan tindak pidana di bidang telekomunikasi; dan&lt;br /&gt;i.         mengadakan penghentian penyidikan.&lt;br /&gt;(3)  Kewenangan penyidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Undang-undang Hukum Acara Pidana.&lt;br /&gt;BAB VI&lt;br /&gt;SANKSI ADMINISTRASI&lt;br /&gt;Pasal 45&lt;br /&gt;Barang siapa melanggar ketentuan-ketentuan Pasal 16 ayat (1), Pasal 18 ayat (2), Pasal 19, Pasal 21, Pasal 25 ayat (2), Pasal 26 ayat (1), Pasal 29 ayat (1),Pasal 29 ayat (2), Pasal 33 ayat (1), Pasal 33 ayat (2),Pasal 34 ayat (1), atau Pasal 34 ayat (2) dikenai sanksi administrasi.&lt;br /&gt;Pasal 46&lt;br /&gt;(1)     Sanksi administrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 berupa pencabutan izin.&lt;br /&gt;(2)     Pencabutan izin sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah diberi peringatan tertulis.&lt;br /&gt;BAB VII&lt;br /&gt;KETENTUAN PIDANA&lt;br /&gt;Pasal 47&lt;br /&gt;Barang siapa yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 48&lt;br /&gt;Penyelenggara jaringan telekomunikasi yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 49&lt;br /&gt;Penyelenggara telekomunikasi yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 50&lt;br /&gt;Barang siapa yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 51&lt;br /&gt;Penyelenggara telekomunikasi khusus yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) atau Pasal 29 ayat (2) , dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 52&lt;br /&gt;Barang siapa memperdagangkan, membuat, merakit, memasukkan, atau menggunakan perangkat telekomunikasi di wilayah Negara Republik Indonesia yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 ( satu) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 53&lt;br /&gt;(1)  Brang siapa yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33 ayat (1) atau Pasal 33 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;(2)     Apabila tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan matinya seseorang, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun.&lt;br /&gt;Pasal 54&lt;br /&gt;Barang siapa yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 ayat (2) atau Pasal 36 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 55&lt;br /&gt;Barang siapa yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 56&lt;br /&gt;Barang siapa yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 40 dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun.&lt;br /&gt;Pasal 57&lt;br /&gt;Penyelenggara jasa telekomunikasi yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan atau denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 58&lt;br /&gt;Alat dan perangkat telekomunikasi yang digunakan dalam tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47, Pasal 48, Pasal 52, atau Pasal 56 dirampas untuk negara dan atau dimusnahkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;Pasal 59&lt;br /&gt;Perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 47, Pasal 48, Pasal 49, Pasal 51, Pasal 52, Pasal 53, Pasal 54, Pasal 55, Pasal 56, dan Pasal 57 adalah kejahatan.&lt;br /&gt;BAB VIII&lt;br /&gt;KETENTUAN PERALIHAN&lt;br /&gt;Pasal 60&lt;br /&gt;Pada saat mulai berlakunya Undang-undang ini, Penyelenggara Telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No. 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi, tetap dapat menjalankan kegiatannya dengan ketentuan dalam waktu selambat-lambatnya 1 (satu) tahun sejak Undang-undang ini dinyatakan berlaku wajib menyesuaikan dengan Undang-undang ini.&lt;br /&gt;Pasal 61&lt;br /&gt;(1)Dengan berlakunya Undang-undang ini, hak-hak tertentu yang telah diberikan oleh Pemerintah kepada Badan Penyelenggara untuk jangka waktu tertentu berdasarkan Undang-undang No. 3 Tahun 1989 masih tetap berlaku.&lt;br /&gt;(2)Jangka waktu hak tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dipersingkat sesuai dengan kesepakatan antara Pemerintah dan Badan Penyelenggara.&lt;br /&gt; Pasal 62&lt;br /&gt;Pada saat Undang-undang ini berlaku semua peraturan pelaksanaan Undang-undang No. 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi (lembaran Negara Tahun 1989 No. 11, Tambahan Lembaran Negara No. 3391) masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dan atau belum diganti dengan peraturan baru berdasarkan Undang-undang ini.&lt;br /&gt;BAB IX&lt;br /&gt;KETENTUAN PENUTUP&lt;br /&gt;Pasal 63&lt;br /&gt;Dengan berlakunya Undang-undang ini, Undang-undang Nomor 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi dinyatakan tidak berlaku.&lt;br /&gt;Pasal 64&lt;br /&gt;Undang-undang ini mulai berlaku 1 (satu) tahun setelah tanggal diundangkan.&lt;br /&gt;Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Ditetapkan di Jakarta&lt;br /&gt;Pada tanggal 8 September 1999&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;   Ttd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diundangkan di Jakarta&lt;br /&gt;Pada tanggal 8 September 1999&lt;br /&gt;MENTERI NEGARA SEKRETARIAT NEGARA&lt;br /&gt;REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MULADI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-5006314351285199443?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/5006314351285199443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/uu-no-36-tahun-1999-tentang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/5006314351285199443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/5006314351285199443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/uu-no-36-tahun-1999-tentang.html' title='UU NO. 36 TAHUN 1999 TENTANG TELEKOMUNIKASI'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-5110846195356656308</id><published>2011-03-24T01:34:00.002+07:00</published><updated>2011-03-24T01:41:58.204+07:00</updated><title type='text'>UU No. 19 tentang Hak Cipta</title><content type='html'>UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 19 TAHUN 2002&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;HAK CIPTA&lt;br /&gt;                                                        ( sumber : www.bpkp.go.id )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menimbang :&lt;br /&gt;a. bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman etnik/suku bangsa dan budaya serta kekayaan di bidang seni dan sastra dengan pengembangan-pengembangannya yang memerlukan perlindungan Hak Cipta terhadap kekayaan intelektual yang lahir dari keanekaragaman tersebut;&lt;br /&gt;b. bahwa Indonesia telah menjadi anggota berbagai konvensi/perjanjian internasional di bidang hak kekayaan intelektual pada umumnya dan Hak Cipta pada khususnya yang memerlukan pengejawantahan lebih lanjut dalam sistem hukum nasionalnya;&lt;br /&gt;c. bahwa perkembangan di bidang perdagangan, industri, dan investasi telah sedemikian pesat sehingga memerlukan peningkatan perlindungan bagi Pencipta dan Pemilik Hak Terkait dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat luas;&lt;br /&gt;d. bahwa dengan memperhatikan pengalaman dalam melaksanakan Undang-undang Hak Cipta yang ada, dipandang perlu untuk menetapkan Undang-undang Hak Cipta yang baru menggantikan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987 dan terakhir diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997;&lt;br /&gt;e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana tersebut dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, dibutuhkan Undang-undang tentang Hak Cipta;&lt;br /&gt;Mengingat :&lt;br /&gt;1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (1), Pasal 28 C ayat (1), dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;&lt;br /&gt;2. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1994 tentang Pengesahan Agreement Establishing the World Trade Organization (Pembentukan Organisasi Perdagangan Dunia), (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3564);&lt;br /&gt;Dengan Persetujuan&lt;br /&gt;DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN:&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;KETENTUAN UMUM&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;br /&gt;Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:&lt;br /&gt;1. Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;2. Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya melahirkan suatu Ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan, atau keahlian yang dituangkan ke dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.&lt;br /&gt;3. Ciptaan adalah hasil setiap karya Pencipta yang menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni, atau sastra.&lt;br /&gt;4. Pemegang Hak Cipta adalah Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta, atau pihak yang menerima hak tersebut dari Pencipta, atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pihak yang menerima hak tersebut.&lt;br /&gt;5. Pengumuman adalah pembacaan, penyiaran, pameran, penjualan, pengedaran, atau penyebaran suatu Ciptaan dengan menggunakan alat apa pun, termasuk media internet, atau melakukan dengan cara apa pun sehingga suatu Ciptaan dapat dibaca, didengar, atau dilihat orang lain.&lt;br /&gt;6. Perbanyakan adalah penambahan jumlah sesuatu Ciptaan, baik secara keseluruhan maupun bagian yang sangat substansial dengan menggunakan bahan-bahan yang sama ataupun tidak sama, termasuk mengalihwujudkan secara permanen atau temporer.&lt;br /&gt;7. Potret adalah gambar dari wajah orang yang digambarkan, baik bersama bagian tubuh lainnya ataupun tidak, yang diciptakan dengan cara dan alat apa pun.&lt;br /&gt;8. Program Komputer adalah sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode, skema, ataupun bentuk lain, yang apabila digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi khusus atau untuk mencapai hasil yang khusus, termasuk persiapan dalam merancang instruksi-instruksi tersebut.&lt;br /&gt;9. Hak Terkait adalah hak yang berkaitan dengan Hak Cipta, yaitu hak eksklusif bagi Pelaku untuk memperbanyak atau menyiarkan pertunjukannya; bagi Produser Rekaman Suara untuk memperbanyak atau menyewakan karya rekaman suara atau rekaman bunyinya; dan bagi Lembaga Penyiaran untuk membuat, memperbanyak, atau menyiarkan karya siarannya.&lt;br /&gt;10. Pelaku adalah aktor, penyanyi, pemusik, penari, atau mereka yang menampilkan, memperagakan, mempertunjukkan, menyanyikan, menyampaikan, mendeklamasikan, atau memainkan suatu karya musik, drama, tari, sastra, folklor, atau karya seni lainnya.&lt;br /&gt;11. Produser Rekaman Suara adalah orang atau badan hukum yang pertama kali merekam dan memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan perekaman suara atau perekaman bunyi, baik perekaman dari suatu pertunjukan maupun perekaman suara atau perekaman bunyi lainnya.&lt;br /&gt;12. Lembaga Penyiaran adalah organisasi penyelenggara siaran yang berbentuk badan hukum, yang melakukan penyiaran atas suatu karya siaran dengan menggunakan transmisi dengan atau tanpa kabel atau melalui sistem elektromagnetik.&lt;br /&gt;13. Permohonan adalah Permohonan pendaftaran Ciptaan yang diajukan oleh pemohon kepada Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;14. Lisensi adalah izin yang diberikan oleh Pemegang Hak Cipta atau Pemegang Hak Terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan dan/atau memperbanyak Ciptaannya atau produk Hak Terkaitnya dengan persyaratan tertentu.&lt;br /&gt;15. Kuasa adalah konsultan Hak Kekayaan Intelektual sebagaimana diatur dalam ketentuan Undang-undang ini.&lt;br /&gt;16. Menteri adalah Menteri yang membawahkan departemen yang salah satu lingkup tugas dan tanggung jawabnya meliputi pembinaan di bidang Hak Kekayaan Intelektual, termasuk Hak Cipta.&lt;br /&gt;17. Direktorat Jenderal adalah Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual yang berada di bawah departemen yang dipimpin oleh Menteri.&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;LINGKUP HAK CIPTA&lt;br /&gt;Bagian Pertama&lt;br /&gt;Fungsi dan Sifat Hak Cipta &lt;br /&gt;Pasal 2&lt;br /&gt;(1) Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;(2) Pencipta atau Pemegang Hak Cipta atas karya sinematografi dan Program Komputer memiliki hak untuk memberikan izin atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya menyewakan Ciptaan tersebut untuk kepentingan yang bersifat komersial.&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;br /&gt;(1) Hak Cipta dianggap sebagai benda bergerak.&lt;br /&gt;(2) Hak Cipta dapat beralih atau dialihkan, baik seluruhnya maupun sebagian karena:&lt;br /&gt;a. Pewarisan;&lt;br /&gt;b. Hibah;&lt;br /&gt;c. Wasiat;&lt;br /&gt;d. Perjanjian tertulis; atau&lt;br /&gt;e. Sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;Pasal 4&lt;br /&gt;(1) Hak Cipta yang dimiliki oleh Pencipta, yang setelah Penciptanya meninggal dunia, menjadi milik ahli warisnya atau milik penerima wasiat, dan Hak Cipta tersebut tidak dapat disita, kecuali jika hak itu diperoleh secara melawan hukum.&lt;br /&gt;(2) Hak Cipta yang tidak atau belum diumumkan yang setelah Penciptanya meninggal dunia, menjadi milik ahli warisnya atau milik penerima wasiat, dan Hak Cipta tersebut tidak dapat disita, kecuali jika hak itu diperoleh secara melawan hukum.&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Pencipta &lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;(1) Kecuali terbukti sebaliknya, yang dianggap sebagai Pencipta adalah:&lt;br /&gt;a. orang yang namanya terdaftar dalam Daftar Umum Ciptaan pada Direktorat Jenderal; atau&lt;br /&gt;b. orang yang namanya disebut dalam Ciptaan atau diumumkan sebagai Pencipta pada suatu Ciptaan.(2) Kecuali terbukti sebaliknya, pada ceramah yang tidak menggunakan bahan tertulis dan tidak ada pemberitahuan siapa Penciptanya, orang yang berceramah dianggap sebagai Pencipta ceramah tersebut.&lt;br /&gt;Pasal 6&lt;br /&gt;Jika suatu Ciptaan terdiri atas beberapa bagian tersendiri yang diciptakan oleh dua orang atau lebih, yang dianggap sebagai Pencipta ialah orang yang memimpin serta mengawasi penyelesaian seluruh Ciptaan itu, atau dalam hal tidak ada orang tersebut, yang dianggap sebagai Pencipta adalah orang yang menghimpunnya dengan tidak mengurangi Hak Cipta masing-masing atas bagian Ciptaannya itu.&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;br /&gt;Jika suatu Ciptaan yang dirancang seseorang diwujudkan dan dikerjakan oleh orang lain di bawah pimpinan dan pengawasan orang yang merancang, Penciptanya adalah orang yang merancang Ciptaan itu.&lt;br /&gt;Pasal 8&lt;br /&gt;(1) Jika suatu Ciptaan dibuat dalam hubungan dinas dengan pihak lain dalam lingkungan pekerjaannya, Pemegang Hak Cipta adalah pihak yang untuk dan dalam dinasnya Ciptaan itu dikerjakan, kecuali ada perjanjian lain antara kedua pihak dengan tidak mengurangi hak Pencipta apabila penggunaan Ciptaan itu diperluas sampai ke luar hubungan dinas.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berlaku pula bagi Ciptaan yang dibuat pihak lain berdasarkan pesanan yang dilakukan dalam hubungan dinas.&lt;br /&gt;(3) Jika suatu Ciptaan dibuat dalam hubungan kerja atau berdasarkan pesanan, pihak yang membuat karya cipta itu dianggap sebagai Pencipta dan Pemegang Hak Cipta, kecuali apabila diperjanjikan lain antara kedua pihak.&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;br /&gt;Jika suatu badan hukum mengumumkan bahwa Ciptaan berasal dari padanya dengan tidak menyebut seseorang sebagai Penciptanya, badan hukum tersebut dianggap sebagai Penciptanya, kecuali jika terbukti sebaliknya.&lt;br /&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Hak Cipta atas Ciptaan yang Penciptanya Tidak Diketahui &lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;(1) Negara memegang Hak Cipta atas karya peninggalan prasejarah, sejarah, dan benda budaya nasional lainnya.&lt;br /&gt;(2) Negara memegang Hak Cipta atas folklor dan hasil kebudayaan rakyat yang menjadi milik bersama, seperti cerita, hikayat, dongeng, legenda, babad, lagu, kerajinan tangan, koreografi, tarian, kaligrafi, dan karya seni lainnya.&lt;br /&gt;(3) Untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaan tersebut pada ayat (2), orang yang bukan warga negara Indonesia harus terlebih dahulu mendapat izin dari instansi yang terkait dalam masalah tersebut.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai Hak Cipta yang dipegang oleh Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal ini, diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 11&lt;br /&gt;(1) Jika suatu Ciptaan tidak diketahui Penciptanya dan Ciptaan itu belum diterbitkan, Negara memegang Hak Cipta atas Ciptaan tersebut untuk kepentingan Penciptanya.&lt;br /&gt;(2) Jika suatu Ciptaan telah diterbitkan tetapi tidak diketahui Penciptanya atau pada Ciptaan tersebut hanya tertera nama samaran Penciptanya, Penerbit memegang Hak Cipta atas Ciptaan tersebut untuk kepentingan Penciptanya.&lt;br /&gt;(3) Jika suatu Ciptaan telah diterbitkan tetapi tidak diketahui Penciptanya dan/atau Penerbitnya, Negara memegang Hak Cipta atas Ciptaan tersebut untuk kepentingan Penciptanya.&lt;br /&gt;Bagian Keempat&lt;br /&gt;Ciptaan yang Dilindungi &lt;br /&gt;Pasal 12&lt;br /&gt;(1) Dalam Undang-undang ini Ciptaan yang dilindungi adalah Ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra, yang mencakup:&lt;br /&gt;a. buku, Program Komputer, pamflet, perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain;&lt;br /&gt;b. ceramah, kuliah, pidato, dan Ciptaan lain yang sejenis dengan itu;&lt;br /&gt;c. alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan;&lt;br /&gt;d. lagu atau musik dengan atau tanpa teks;&lt;br /&gt;e. drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim;&lt;br /&gt;f. seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan;&lt;br /&gt;g. arsitektur;&lt;br /&gt;h. peta;&lt;br /&gt;i. seni batik;&lt;br /&gt;j. fotografi;&lt;br /&gt;k. sinematografi;&lt;br /&gt;l. terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, database, dan karya lain dari hasil pengalih wujudan.&lt;br /&gt;(2) Ciptaan sebagaimana dimaksud dalam huruf l dilindungi sebagai Ciptaan tersendiri dengan tidak mengurangi Hak Cipta atas Ciptaan asli.&lt;br /&gt;(3) Perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), termasuk juga semua Ciptaan yang tidak atau belum diumumkan, tetapi sudah merupakan suatu bentuk kesatuan yang nyata, yang memungkinkan Perbanyakan hasil karya itu.&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;Tidak ada Hak Cipta atas:&lt;br /&gt;a. hasil rapat terbuka lembaga-lembaga Negara;&lt;br /&gt;b. peraturan perundang-undangan;&lt;br /&gt;c. pidato kenegaraan atau pidato pejabat Pemerintah;&lt;br /&gt;d. putusan pengadilan atau penetapan hakim; atau&lt;br /&gt;e. keputusan badan arbitrase atau keputusan badan-badan sejenis lainnya.&lt;br /&gt;Bagian Kelima&lt;br /&gt;Pembatasan Hak Cipta &lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;Tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta:&lt;br /&gt;a. Pengumuman dan/atau Perbanyakan lambang Negara dan lagu kebangsaan menurut sifatnya yang asli;&lt;br /&gt;b. Pengumuman dan/atau Perbanyakan segala sesuatu yang diumumkan dan/atau diperbanyak oleh atau atas nama Pemerintah, kecuali apabila Hak Cipta itu dinyatakan dilindungi, baik dengan peraturan perundang-undangan maupun dengan pernyataan pada Ciptaan itu sendiri atau ketika Ciptaan itu diumumkan dan/atau diperbanyak; atau&lt;br /&gt;c. Pengambilan berita aktual baik seluruhnya maupun sebagian dari kantor berita, Lembaga Penyiaran, dan surat kabar atau sumber sejenis lain, dengan ketentuan sumbernya harus disebutkan secara lengkap.&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;Dengan syarat bahwa sumbernya harus disebutkan atau dicantumkan, tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta:&lt;br /&gt;a. penggunaan Ciptaan pihak lain untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pencipta;&lt;br /&gt;b. pengambilan Ciptaan pihak lain, baik seluruhnya maupun sebagian, guna keperluan pembelaan di dalam atau di luar Pengadilan;&lt;br /&gt;c. pengambilan Ciptaan pihak lain, baik seluruhnya maupun sebagian, guna keperluan:&lt;br /&gt;(i) ceramah yang semata-mata untuk tujuan pendidikan dan ilmu pengetahuan; atau&lt;br /&gt;(ii) pertunjukan atau pementasan yang tidak dipungut bayaran dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pencipta;&lt;br /&gt;d. Perbanyakan suatu Ciptaan bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra dalam huruf braille guna keperluan para tunanetra, kecuali jika Perbanyakan itu bersifat komersial;&lt;br /&gt;e. Perbanyakan suatu Ciptaan selain Program Komputer, secara terbatas dengan cara atau alat apa pun atau proses yang serupa oleh perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan, dan pusat dokumentasi yang nonkomersial semata-mata untuk keperluan aktivitasnya;&lt;br /&gt;f. perubahan yang dilakukan berdasarkan pertimbangan pelaksanaan teknis atas karya arsitektur, seperti Ciptaan bangunan;&lt;br /&gt;g. pembuatan salinan cadangan suatu Program Komputer oleh pemilik Program Komputer yang dilakukan semata-mata untuk digunakan sendiri.&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;br /&gt;(1) Untuk kepentingan pendidikan, ilmu pengetahuan, serta kegiatan penelitian dan pengembangan, terhadap Ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan dan sastra, Menteri setelah mendengar pertimbangan Dewan Hak Cipta dapat:&lt;br /&gt;a. mewajibkan Pemegang Hak Cipta untuk melaksanakan sendiri penerjemahan dan/atau Perbanyakan Ciptaan tersebut di wilayah Negara Republik Indonesia dalam waktu yang ditentukan;&lt;br /&gt;b. mewajibkan Pemegang Hak Cipta yang bersangkutan untuk memberikan izin kepada pihak lain untuk menerjemahkan dan/atau memperbanyak Ciptaan tersebut di wilayah Negara Republik Indonesia dalam waktu yang ditentukan dalam hal Pemegang Hak Cipta yang bersangkutan tidak melaksanakan sendiri atau melaksanakan sendiri kewajiban sebagaimana dimaksud dalam huruf a;&lt;br /&gt;c. menunjuk pihak lain untuk melakukan penerjemahan dan/atau Perbanyakan Ciptaan tersebut dalam hal Pemegang Hak Cipta tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud dalam huruf b.&lt;br /&gt;(2) Kewajiban untuk menerjemahkan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilaksanakan setelah lewat jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak diterbitkannya Ciptaan di bidang ilmu pengetahuan dan sastra selama karya tersebut belum pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;(3) Kewajiban untuk memperbanyak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan setelah lewat jangka waktu:&lt;br /&gt;a. 3 (tiga) tahun sejak diterbitkannya buku di bidang matematika dan ilmu pengetahuan alam dan buku itu belum pernah diperbanyak di wilayah Negara Republik Indonesia;&lt;br /&gt;b. 5 (lima) tahun sejak diterbitkannya buku di bidang ilmu sosial dan buku itu belum pernah diperbanyak di wilayah Negara Republik Indonesia;&lt;br /&gt;c. 7 (tujuh) tahun sejak diumumkannya buku di bidang seni dan sastra dan buku itu belum pernah diperbanyak di wilayah Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;(4) Penerjemahan atau Perbanyakan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) hanya dapat digunakan untuk pemakaian di dalam wilayah Negara Republik Indonesia dan tidak untuk diekspor ke wilayah Negara lain.&lt;br /&gt;(5) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b dan huruf c disertai pemberian imbalan yang besarnya ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;(6) Ketentuan tentang tata cara pengajuan Permohonan untuk menerjemahkan dan/atau memperbanyak sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;Pasal 17&lt;br /&gt;Pemerintah melarang Pengumuman setiap Ciptaan yang bertentangan dengan kebijaksanaan Pemerintah di bidang agama, pertahanan dan keamanan Negara, kesusilaan, serta ketertiban umum setelah mendengar pertimbangan Dewan Hak Cipta.&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;br /&gt;(1) Pengumuman suatu Ciptaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah untuk kepentingan nasional melalui radio, televisi dan/atau sarana lain dapat dilakukan dengan tidak meminta izin kepada Pemegang Hak Cipta dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari Pemegang Hak Cipta, dan kepada Pemegang Hak Cipta diberikan imbalan yang layak.&lt;br /&gt;(2) Lembaga Penyiaran yang mengumumkan Ciptaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwenang mengabadikan Ciptaan itu semata-mata untuk Lembaga Penyiaran itu sendiri dengan ketentuan bahwa untuk penyiaran selanjutnya, Lembaga Penyiaran tersebut harus memberikan imbalan yang layak kepada Pemegang Hak Cipta yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Bagian Keenam&lt;br /&gt;Hak Cipta atas Potret &lt;br /&gt;Pasal 19&lt;br /&gt;(1) Untuk memperbanyak atau mengumumkan Ciptaannya, Pemegang Hak Cipta atas Potret seseorang harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari orang yang dipotret, atau izin ahli warisnya dalam jangka waktu 10 (sepuluh) tahun setelah orang yang dipotret meninggal dunia.&lt;br /&gt;(2) Jika suatu Potret memuat gambar 2 (dua) orang atau lebih, untuk Perbanyakan atau Pengumuman setiap orang yang dipotret, apabila Pengumuman atau Perbanyakan itu memuat juga orang lain dalam Potret itu, Pemegang Hak Cipta harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari setiap orang dalam Potret itu, atau izin ahli waris masing-masing dalam jangka waktu 10 (sepuluh) tahun setelah yang dipotret meninggal dunia.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan dalam Pasal ini hanya berlaku terhadap Potret yang dibuat:&lt;br /&gt;a. atas permintaan sendiri dari orang yang dipotret;&lt;br /&gt;b. atas permintaan yang dilakukan atas nama orang yang dipotret; atau&lt;br /&gt;c. untuk kepentingan orang yang dipotret.&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;br /&gt;Pemegang Hak Cipta atas Potret tidak boleh mengumumkan potret yang dibuat:&lt;br /&gt;a. tanpa persetujuan dari orang yang dipotret;&lt;br /&gt;b. tanpa persetujuan orang lain atas nama yang dipotret; atau&lt;br /&gt;c. tidak untuk kepentingan yang dipotret,&lt;br /&gt;apabila Pengumuman itu bertentangan dengan kepentingan yang wajar dari orang yang dipotret, atau dari salah seorang ahli warisnya apabila orang yang dipotret sudah meninggal dunia.&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;br /&gt;Tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta, pemotretan untuk diumumkan atas seorang Pelaku atau lebih dalam suatu pertunjukan umum walaupun yang bersifat komersial, kecuali dinyatakan lain oleh orang yang berkepentingan.&lt;br /&gt;Pasal 22&lt;br /&gt;Untuk kepentingan keamanan umum dan/atau untuk keperluan proses peradilan pidana, Potret seseorang dalam keadaan bagaimanapun juga dapat diperbanyak dan diumumkan oleh instansi yang berwenang.&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;br /&gt;Kecuali terdapat persetujuan lain antara Pemegang Hak Cipta dan pemilik Ciptaan fotografi, seni lukis, gambar, arsitektur, seni pahat dan/atau hasil seni lain, pemilik berhak tanpa persetujuan Pemegang Hak Cipta untuk mempertunjukkan Ciptaan di dalam suatu pameran untuk umum atau memperbanyaknya dalam satu katalog tanpa mengurangi ketentuan Pasal 19 dan Pasal 20 apabila hasil karya seni tersebut berupa Potret.&lt;br /&gt;Bagian Ketujuh&lt;br /&gt;Hak Moral &lt;br /&gt;Pasal 24&lt;br /&gt;(1) Pencipta atau ahli warisnya berhak menuntut Pemegang Hak Cipta supaya nama Pencipta tetap dicantumkan dalam Ciptaannya.&lt;br /&gt;(2) Suatu Ciptaan tidak boleh diubah walaupun Hak Ciptanya telah diserahkan kepada pihak lain, kecuali dengan persetujuan Pencipta atau dengan persetujuan ahli warisnya dalam hal Pencipta telah meninggal dunia.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berlaku juga terhadap perubahan judul dan anak judul Ciptaan, pencantuman dan perubahan nama atau nama samaran Pencipta.&lt;br /&gt;(4) Pencipta tetap berhak mengadakan perubahan pada Ciptaannya sesuai dengan kepatutan dalam masyarakat.&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;br /&gt;(1) Informasi elektronik tentang informasi manajemen hak Pencipta tidak boleh ditiadakan atau diubah.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;Pasal 26&lt;br /&gt;(1) Hak Cipta atas suatu Ciptaan tetap berada di tangan Pencipta selama kepada pembeli Ciptaan itu tidak diserahkan seluruh Hak Cipta dari Pencipta itu.&lt;br /&gt;(2) Hak Cipta yang dijual untuk seluruh atau sebagian tidak dapat dijual untuk kedua kalinya oleh penjual yang sama.&lt;br /&gt;(3) Dalam hal timbul sengketa antara beberapa pembeli Hak Cipta yang sama atas suatu Ciptaan, perlindungan diberikan kepada pembeli yang lebih dahulu memperoleh Hak Cipta itu.&lt;br /&gt;Bagian Kedelapan&lt;br /&gt;Sarana Kontrol Teknologi &lt;br /&gt;Pasal 27&lt;br /&gt;Kecuali atas izin Pencipta, sarana kontrol teknologi sebagai pengaman hak Pencipta tidak diperbolehkan dirusak, ditiadakan, atau dibuat tidak berfungsi.&lt;br /&gt;Pasal 28&lt;br /&gt;(1) Ciptaan-ciptaan yang menggunakan sarana produksi berteknologi tinggi, khususnya di bidang cakram optik (optical disc), wajib memenuhi semua peraturan perizinan dan persyaratan produksi yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai sarana produksi berteknologi tinggi yang memproduksi cakram optik sebagaimana diatur pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;MASA BERLAKU HAK CIPTA &lt;br /&gt;Pasal 29&lt;br /&gt;(1) Hak Cipta atas Ciptaan:&lt;br /&gt;a. buku, pamflet, dan semua hasil karya tulis lain;&lt;br /&gt;b. drama atau drama musikal, tari, koreografi;&lt;br /&gt;c. segala bentuk seni rupa, seperti seni lukis, seni pahat, dan seni patung;&lt;br /&gt;d. seni batik;&lt;br /&gt;e. lagu atau musik dengan atau tanpa teks;&lt;br /&gt;f. arsitektur;&lt;br /&gt;g. ceramah, kuliah, pidato dan Ciptaan sejenis lain;&lt;br /&gt;h. alat peraga;&lt;br /&gt;i. peta;&lt;br /&gt;j. terjemahan, tafsir, saduran, dan bunga rampai,&lt;br /&gt;berlaku selama hidup Pencipta dan terus berlangsung hingga 50 (lima puluh) tahun setelah Pencipta meninggal dunia.&lt;br /&gt;(2) Untuk Ciptaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dimiliki oleh 2 (dua) orang atau lebih, Hak Cipta berlaku selama hidup Pencipta yang meninggal dunia paling akhir dan berlangsung hingga 50 (lima puluh) tahun sesudahnya.&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;br /&gt;(1) Hak Cipta atas Ciptaan:&lt;br /&gt;a. Program Komputer;&lt;br /&gt;b. sinematografi;&lt;br /&gt;c. fotografi;&lt;br /&gt;d. database; dan&lt;br /&gt;e. karya hasil pengalihwujudan,&lt;br /&gt;berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan.&lt;br /&gt;(2) Hak Cipta atas perwajahan karya tulis yang diterbitkan berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diterbitkan.&lt;br /&gt;(3) Hak Cipta atas Ciptaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) Pasal ini serta Pasal 29 ayat (1) yang dimiliki atau dipegang oleh suatu badan hukum berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak pertama kali diumumkan.&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;br /&gt;(1) Hak Cipta atas Ciptaan yang dipegang atau dilaksanakan oleh Negara berdasarkan:&lt;br /&gt;a. Pasal 10 ayat (2) berlaku tanpa batas waktu;&lt;br /&gt;b. Pasal 11 ayat (1) dan ayat (3) berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak Ciptaan tersebut pertama kali diketahui umum.&lt;br /&gt;(2) Hak Cipta atas Ciptaan yang dilaksanakan oleh Penerbit berdasarkan Pasal 11 ayat (2) berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak Ciptaan tersebut pertama kali diterbitkan.&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;br /&gt;(1) Jangka waktu berlakunya Hak Cipta atas Ciptaan yang diumumkan bagian demi bagian dihitung mulai tanggal Pengumuman bagian yang terakhir.&lt;br /&gt;(2) Dalam menentukan jangka waktu berlakunya Hak Cipta atas Ciptaan yang terdiri atas 2 (dua) jilid atau lebih, demikian pula ikhtisar dan berita yang diumumkan secara berkala dan tidak bersamaan waktunya, setiap jilid atau ikhtisar dan berita itu masing-masing dianggap sebagai Ciptaan tersendiri.&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;br /&gt;Jangka waktu perlindungan bagi hak Pencipta sebagaimana dimaksud dalam:&lt;br /&gt;a. Pasal 24 ayat (1) berlaku tanpa batas waktu;&lt;br /&gt;b. Pasal 24 ayat (2) dan ayat (3) berlaku selama berlangsungnya jangka waktu Hak Cipta atas Ciptaan yang bersangkutan, kecuali untuk pencantuman dan perubahan nama atau nama samaran Penciptanya.&lt;br /&gt;Pasal 34&lt;br /&gt;Tanpa mengurangi hak Pencipta atas jangka waktu perlindungan Hak Cipta yang dihitung sejak lahirnya suatu Ciptaan, penghitungan jangka waktu perlindungan bagi Ciptaan yang dilindungi:&lt;br /&gt;a. selama 50 (lima puluh) tahun;&lt;br /&gt;b. selama hidup Pencipta dan terus berlangsung hingga 50 (lima puluh) tahun setelah Pencipta meninggal dunia, dimulai sejak 1 Januari untuk tahun berikutnya setelah Ciptaan tersebut diumumkan, diketahui oleh umum, diterbitkan, atau setelah Pencipta meninggal dunia.&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;PENDAFTARAN CIPTAAN &lt;br /&gt;Pasal 35&lt;br /&gt;(1) Direktorat Jenderal menyelenggarakan pendaftaran Ciptaan dan dicatat dalam Daftar Umum Ciptaan.&lt;br /&gt;(2) Daftar Umum Ciptaan tersebut dapat dilihat oleh setiap orang tanpa dikenai biaya.&lt;br /&gt;(3) Setiap orang dapat memperoleh untuk dirinya sendiri suatu petikan dari Daftar Umum Ciptaan tersebut dengan dikenai biaya.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan tentang pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak merupakan kewajiban untuk mendapatkan Hak Cipta.&lt;br /&gt;Pasal 36&lt;br /&gt;Pendaftaran Ciptaan dalam Daftar Umum Ciptaan tidak mengandung arti sebagai pengesahan atas isi, arti, maksud, atau bentuk dari Ciptaan yang didaftar.&lt;br /&gt;Pasal 37&lt;br /&gt;(1) Pendaftaran Ciptaan dalam Daftar Umum Ciptaan dilakukan atas Permohonan yang diajukan oleh Pencipta atau oleh Pemegang Hak Cipta atau Kuasa.&lt;br /&gt;(2) Permohonan diajukan kepada Direktorat Jenderal dengan surat rangkap 2 (dua) yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan disertai contoh Ciptaan atau penggantinya dengan dikenai biaya.&lt;br /&gt;(3) Terhadap Permohonan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Direktorat Jenderal akan memberikan keputusan paling lama 9 (sembilan) bulan terhitung sejak tanggal diterimanya Permohonan secara lengkap.&lt;br /&gt;(4) Kuasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah konsultan yang terdaftar pada Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;(5) Ketentuan mengenai syarat-syarat dan tata cara untuk dapat diangkat dan terdaftar sebagai konsultan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;(6) Ketentuan lebih lanjut tentang syarat dan tata cara Permohonan ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;Pasal 38&lt;br /&gt;Dalam hal Permohonan diajukan oleh lebih dari seorang atau suatu badan hukum yang secara bersama-sama berhak atas suatu Ciptaan, Permohonan tersebut dilampiri salinan resmi akta atau keterangan tertulis yang membuktikan hak tersebut.&lt;br /&gt;Pasal 39&lt;br /&gt;a. Dalam Daftar Umum Ciptaan dimuat, antara lain:&lt;br /&gt;b. nama Pencipta dan Pemegang Hak Cipta;&lt;br /&gt;c. tanggal penerimaan surat Permohonan;&lt;br /&gt;d. tanggal lengkapnya persyaratan menurut Pasal 37; dan&lt;br /&gt;e. nomor pendaftaran Ciptaan.&lt;br /&gt;Pasal 40&lt;br /&gt;(1) Pendaftaran Ciptaan dianggap telah dilakukan pada saat diterimanya Permohonan oleh Direktorat Jenderal dengan lengkap menurut Pasal 37, atau pada saat diterimanya Permohonan dengan lengkap menurut Pasal 37 dan Pasal 38 jika Permohonan diajukan oleh lebih dari seorang atau satu badan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38.&lt;br /&gt;(2) Pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diumumkan dalam Berita Resmi Ciptaan oleh Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;Pasal 41&lt;br /&gt;(1) Pemindahan hak atas pendaftaran Ciptaan, yang terdaftar menurut Pasal 39 yang terdaftar dalam satu nomor, hanya diperkenankan jika seluruh Ciptaan yang terdaftar itu dipindahkan haknya kepada penerima hak.&lt;br /&gt;(2) Pemindahan hak tersebut dicatat dalam Daftar Umum Ciptaan atas permohonan tertulis dari kedua belah pihak atau dari penerima hak dengan dikenai biaya.&lt;br /&gt;(3) Pencatatan pemindahan hak tersebut diumumkan dalam Berita Resmi Ciptaan oleh Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;Pasal 42&lt;br /&gt;Dalam hal Ciptaan didaftar menurut Pasal 37 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 39, pihak lain yang menurut Pasal 2 berhak atas Hak Cipta dapat mengajukan gugatan pembatalan melalui Pengadilan Niaga.&lt;br /&gt;Pasal 43&lt;br /&gt;(1) Perubahan nama dan/atau perubahan alamat orang atau badan hukum yang namanya tercatat dalam Daftar Umum Ciptaan sebagai Pencipta atau Pemegang Hak Cipta, dicatat dalam Daftar Umum Ciptaan atas permintaan tertulis Pencipta atau Pemegang Hak Cipta yang mempunyai nama dan alamat itu dengan dikenai biaya.&lt;br /&gt;(2) Perubahan nama dan/atau perubahan alamat tersebut diumumkan dalam Berita Resmi Ciptaan oleh Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;Pasal 44&lt;br /&gt;Kekuatan hukum dari suatu pendaftaran Ciptaan hapus karena:&lt;br /&gt;a. penghapusan atas permohonan orang atau badan hukum yang namanya tercatat sebagai Pencipta atau Pemegang Hak Cipta;&lt;br /&gt;b. lampau waktu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29, Pasal 30, dan Pasal 31 dengan mengingat Pasal 32;&lt;br /&gt;c. dinyatakan batal oleh putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.&lt;br /&gt;BAB V&lt;br /&gt;LISENSI &lt;br /&gt;Pasal 45&lt;br /&gt;(1) Pemegang Hak Cipta berhak memberikan Lisensi kepada pihak lain berdasarkan surat perjanjian Lisensi untuk melaksanakan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2.&lt;br /&gt;(2) Kecuali diperjanjikan lain, lingkup Lisensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi semua perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 berlangsung selama jangka waktu Lisensi diberikan dan berlaku untuk seluruh wilayah Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;(3) Kecuali diperjanjikan lain, pelaksanaan perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) disertai dengan kewajiban pemberian royalti kepada Pemegang Hak Cipta oleh penerima Lisensi.&lt;br /&gt;(4) Jumlah royalti yang wajib dibayarkan kepada Pemegang Hak Cipta oleh penerima Lisensi adalah berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak dengan berpedoman kepada kesepakatan organisasi profesi.&lt;br /&gt;Pasal 46&lt;br /&gt;Kecuali diperjanjikan lain, Pemegang Hak Cipta tetap boleh melaksanakan sendiri atau memberikan Lisensi kepada pihak ketiga untuk melaksanakan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2.&lt;br /&gt;Pasal 47&lt;br /&gt;(1) Perjanjian Lisensi dilarang memuat ketentuan yang dapat menimbulkan akibat yang merugikan perekonomian Indonesia atau memuat ketentuan yang mengakibatkan persaingan usaha tidak sehat sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;(2) Agar dapat mempunyai akibat hukum terhadap pihak ketiga, perjanjian Lisensi wajib dicatatkan di Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;(3) Direktorat Jenderal wajib menolak pencatatan perjanjian Lisensi yang memuat ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1).&lt;br /&gt;(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pencatatan perjanjian Lisensi diatur dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;BAB VI&lt;br /&gt;DEWAN HAK CIPTA &lt;br /&gt;Pasal 48&lt;br /&gt;(1) Untuk membantu Pemerintah dalam memberikan penyuluhan dan pembimbingan serta pembinaan Hak Cipta, dibentuk Dewan Hak Cipta.&lt;br /&gt;(2) Keanggotaan Dewan Hak Cipta terdiri atas wakil pemerintah, wakil organisasi profesi, dan anggota masyarakat yang memiliki kompetensi di bidang Hak Cipta, yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Menteri.&lt;br /&gt;(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai tugas, fungsi, susunan, tata kerja, pembiayaan, masa bakti Dewan Hak Cipta ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;(4) Biaya untuk Dewan Hak Cipta sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dibebankan kepada anggaran belanja departemen yang melakukan pembinaan di bidang Hak Kekayaan Intelektual.&lt;br /&gt;BAB VII&lt;br /&gt;HAK TERKAIT &lt;br /&gt;Pasal 49&lt;br /&gt;(1) Pelaku memiliki hak eksklusif untuk memberikan izin atau melarang pihak lain yang tanpa persetujuannya membuat, memperbanyak, atau menyiarkan rekaman suara dan/atau gambar pertunjukannya.&lt;br /&gt;(2) Produser Rekaman Suara memiliki hak eksklusif untuk memberikan izin atau melarang pihak lain yang tanpa persetujuannya memperbanyak dan/atau menyewakan karya rekaman suara atau rekaman bunyi.&lt;br /&gt;(3) Lembaga Penyiaran memiliki hak eksklusif untuk memberikan izin atau melarang pihak lain yang tanpa persetujuannya membuat, memperbanyak, dan/atau menyiarkan ulang karya siarannya melalui transmisi dengan atau tanpa kabel, atau melalui sistem elektromagnetik lain.&lt;br /&gt;Pasal 50&lt;br /&gt;(1) Jangka waktu perlindungan bagi:&lt;br /&gt;a. Pelaku, berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak karya tersebut pertama kali dipertunjukkan atau dimasukkan ke dalam media audio atau media audiovisual;&lt;br /&gt;b. Produser Rekaman Suara, berlaku selama 50 (lima puluh) tahun sejak karya tersebut selesai direkam;&lt;br /&gt;c. Lembaga Penyiaran, berlaku selama 20 (dua puluh) tahun sejak karya siaran tersebut pertama kali disiarkan.&lt;br /&gt;(2) Penghitungan jangka waktu perlindungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dimulai sejak tanggal 1 Januari tahun berikutnya setelah:&lt;br /&gt;a. karya pertunjukan selesai dipertunjukkan atau dimasukkan ke dalam media audio atau media audiovisual;&lt;br /&gt;b. karya rekaman suara selesai direkam;&lt;br /&gt;c. karya siaran selesai disiarkan untuk pertama kali.&lt;br /&gt;Pasal 51&lt;br /&gt;Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5, Pasal 6, Pasal 7, Pasal 8, Pasal 9, Pasal 10, Pasal 11, Pasal 14 huruf b dan huruf c, Pasal 15, Pasal 17, Pasal 18, Pasal 24, Pasal 25, Pasal 26, Pasal 27, Pasal 28, Pasal 35, Pasal 36, Pasal 37, Pasal 38, Pasal 39, Pasal 40, Pasal 41, Pasal 42, Pasal 43, Pasal 44, Pasal 45, Pasal 46, Pasal 47, Pasal 48, Pasal 52, Pasal 53, Pasal 54, Pasal 55, Pasal 56, Pasal 57, Pasal 58, Pasal 59, Pasal 60, Pasal 61, Pasal 62, Pasal 63, Pasal 64, Pasal 65, Pasal 66, Pasal 68, Pasal 69, Pasal 70, Pasal 71, Pasal 74, Pasal 75, Pasal 76, dan Pasal 77 berlaku mutatis mutandis terhadap Hak Terkait.&lt;br /&gt;BAB VIII&lt;br /&gt;PENGELOLAAN HAK CIPTA &lt;br /&gt;Pasal 52&lt;br /&gt;Penyelenggaraan administrasi Hak Cipta sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal.&lt;br /&gt;Pasal 53&lt;br /&gt;Direktorat Jenderal menyelenggarakan sistem jaringan dokumentasi dan informasi Hak Cipta yang bersifat nasional, yang mampu menyediakan informasi tentang Hak Cipta seluas mungkin kepada masyarakat.&lt;br /&gt;BAB IX&lt;br /&gt;BIAYA &lt;br /&gt;Pasal 54&lt;br /&gt;(1) Untuk setiap pengajuan Permohonan, permintaan petikan Daftar Umum Ciptaan, pencatatan pengalihan Hak Cipta, pencatatan perubahan nama dan/atau alamat, pencatatan perjanjian Lisensi, pencatatan Lisensi wajib, serta lain-lain yang ditentukan dalam Undang-undang ini dikenai biaya yang besarnya ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan, jangka waktu, dan tata cara pembayaran biaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;(3) Direktorat Jenderal dengan persetujuan Menteri dan Menteri Keuangan dapat menggunakan penerimaan yang berasal dari biaya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) berdasarkan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;BAB X&lt;br /&gt;PENYELESAIAN SENGKETA &lt;br /&gt;Pasal 55&lt;br /&gt;Penyerahan Hak Cipta atas seluruh Ciptaan kepada pihak lain tidak mengurangi hak Pencipta atau ahli warisnya untuk menggugat yang tanpa persetujuannya:&lt;br /&gt;a. meniadakan nama Pencipta yang tercantum pada Ciptaan itu;&lt;br /&gt;b. mencantumkan nama Pencipta pada Ciptaannya;&lt;br /&gt;c. mengganti atau mengubah judul Ciptaan; atau&lt;br /&gt;d. mengubah isi Ciptaan.&lt;br /&gt;Pasal 56&lt;br /&gt;(1) Pemegang Hak Cipta berhak mengajukan gugatan ganti rugi kepada Pengadilan Niaga atas pelanggaran Hak Ciptanya dan meminta penyitaan terhadap benda yang diumumkan atau hasil Perbanyakan Ciptaan itu.&lt;br /&gt;(2) Pemegang Hak Cipta juga berhak memohon kepada Pengadilan Niaga agar memerintahkan penyerahan seluruh atau sebagian penghasilan yang diperoleh dari penyelenggaraan ceramah, pertemuan ilmiah, pertunjukan atau pameran karya, yang merupakan hasil pelanggaran Hak Cipta.&lt;br /&gt;(3) Sebelum menjatuhkan putusan akhir dan untuk mencegah kerugian yang lebih besar pada pihak yang haknya dilanggar, hakim dapat memerintahkan pelanggar untuk menghentikan kegiatan Pengumuman dan/atau Perbanyakan Ciptaan atau barang yang merupakan hasil pelanggaran Hak Cipta.&lt;br /&gt;Pasal 57&lt;br /&gt;Hak dari Pemegang Hak Cipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 tidak berlaku terhadap Ciptaan yang berada pada pihak yang dengan itikad baik memperoleh Ciptaan tersebut semata-mata untuk keperluan sendiri dan tidak digunakan untuk suatu kegiatan komersial dan/atau kepentingan yang berkaitan dengan kegiatan komersial.&lt;br /&gt;Pasal 58&lt;br /&gt;Pencipta atau ahli waris suatu Ciptaan dapat mengajukan gugatan ganti rugi atas pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24.&lt;br /&gt;Pasal 59&lt;br /&gt;Gugatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55, Pasal 56, dan Pasal 58 wajib diputus dalam tenggang waktu 90 (sembilan puluh) hari terhitung sejak gugatan didaftarkan di Pengadilan Niaga yang bersangkutan.&lt;br /&gt;Pasal 60&lt;br /&gt;(1) Gugatan atas pelanggaran Hak Cipta diajukan kepada Ketua Pengadilan Niaga.&lt;br /&gt;(2) Panitera mendaftarkan gugatan tersebut pada ayat (1) pada tanggal gugatan diajukan dan kepada penggugat diberikan tanda terima tertulis yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang dengan tanggal yang sama dengan tanggal pendaftaran.&lt;br /&gt;(3) Panitera menyampaikan gugatan kepada Ketua Pengadilan Niaga paling lama 2 (dua) hari terhitung setelah gugatan didaftarkan.&lt;br /&gt;(4) Dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari setelah gugatan didaftarkan, Pengadilan Niaga mempelajari gugatan dan menetapkan hari sidang.&lt;br /&gt;(5) Sidang pemeriksaan atas gugatan dimulai dalam jangka waktu paling lama 60 (enam puluh) hari setelah gugatan didaftarkan.&lt;br /&gt;Pasal 61&lt;br /&gt;(1) Pemanggilan para pihak dilakukan oleh juru sita paling lama 7 (tujuh) hari setelah gugatan didaftarkan.&lt;br /&gt;(2) Putusan atas gugatan harus diucapkan paling lama 90 (sembilan puluh) hari setelah gugatan didaftarkan dan dapat diperpanjang paling lama 30 (tiga puluh) hari atas persetujuan Ketua Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;(3) Putusan atas gugatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yang memuat secara lengkap pertimbangan hukum yang mendasari putusan tersebut harus diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum dan apabila diminta dapat dijalankan terlebih dahulu meskipun terhadap putusan tersebut diajukan suatu upaya hukum.&lt;br /&gt;(4) Isi putusan Pengadilan Niaga sebagaimana dimaksud pada ayat (3) wajib disampaikan oleh juru sita kepada para pihak paling lama 14 (empat belas) hari setelah putusan atas gugatan diucapkan.&lt;br /&gt;Pasal 62&lt;br /&gt;(1) Terhadap putusan Pengadilan Niaga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 61 ayat (4) hanya dapat diajukan kasasi.&lt;br /&gt;(2) Permohonan kasasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diajukan paling lama 14 (empat belas) hari setelah tanggal putusan yang dimohonkan kasasi diucapkan atau diberitahukan kepada para pihak dengan mendaftarkan kepada Pengadilan yang telah memutus gugatan tersebut.&lt;br /&gt;(3) Panitera mendaftar permohonan kasasi pada tanggal permohonan yang bersangkutan diajukan dan kepada pemohon kasasi diberikan tanda terima tertulis yang ditandatangani oleh panitera dengan tanggal yang sama dengan tanggal penerimaan pendaftaran.&lt;br /&gt;Pasal 63&lt;br /&gt;(1) Pemohon kasasi wajib menyampaikan memori kasasi kepada panitera dalam waktu 14 (empat belas) hari sejak tanggal permohonan kasasi didaftarkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 ayat (2).&lt;br /&gt;(2) Panitera wajib mengirimkan permohonan kasasi dan memori kasasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kepada pihak termohon kasasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah memori kasasi diterima oleh panitera.&lt;br /&gt;(3) Termohon kasasi dapat mengajukan kontra memori kasasi kepada panitera paling lama 14 (empat belas) hari setelah tanggal termohon kasasi menerima memori kasasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan panitera wajib menyampaikan kontra memori kasasi kepada pemohon kasasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah kontra memori kasasi diterima oleh panitera.&lt;br /&gt;(4) Panitera wajib mengirimkan berkas perkara kasasi yang bersangkutan kepada Mahkamah Agung paling lama 14 (empat belas) hari setelah lewat jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (3).&lt;br /&gt;Pasal 64&lt;br /&gt;(1) Mahkamah Agung wajib mempelajari berkas perkara kasasi dan menetapkan hari sidang paling lama 7 (tujuh) hari setelah permohonan kasasi diterima oleh Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;(2) Sidang pemeriksaan atas permohonan kasasi mulai dilakukan paling lama 60 (enam puluh) hari setelah permohonan kasasi diterima oleh Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;(3) Putusan atas permohonan kasasi harus diucapkan paling lama 90 (sembilan puluh) hari setelah permohonan kasasi diterima oleh Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;(4) Putusan atas permohonan kasasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang memuat secara lengkap pertimbangan hukum yang mendasari putusan tersebut harus diucapkan dalam sidang yang terbuka untuk umum.&lt;br /&gt;(5) Panitera Mahkamah Agung wajib menyampaikan salinan putusan kasasi kepada panitera paling lama 7 (tujuh) hari setelah putusan atas permohonan kasasi diucapkan.&lt;br /&gt;(6) Juru sita wajib menyampaikan salinan putusan kasasi sebagaimana dimaksud pada ayat (5) kepada pemohon kasasi dan termohon kasasi paling lama 7 (tujuh) hari setelah putusan kasasi diterima oleh panitera.&lt;br /&gt;Pasal 65&lt;br /&gt;Selain penyelesaian sengketa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55 dan Pasal 56, para pihak dapat menyelesaikan perselisihan tersebut melalui arbitrase atau alternatif penyelesaian sengketa.&lt;br /&gt;Pasal 66&lt;br /&gt;Hak untuk mengajukan gugatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 55, Pasal 56, dan Pasal 65 tidak mengurangi hak Negara untuk melakukan tuntutan pidana terhadap pelanggaran Hak Cipta.&lt;br /&gt;BAB XI&lt;br /&gt;PENETAPAN SEMENTARA PENGADILAN &lt;br /&gt;Pasal 67&lt;br /&gt;Atas permintaan pihak yang merasa dirugikan, Pengadilan Niaga dapat menerbitkan surat penetapan dengan segera dan efektif untuk:&lt;br /&gt;a. mencegah berlanjutnya pelanggaran Hak Cipta, khususnya mencegah masuknya barang yang diduga melanggar Hak Cipta atau Hak Terkait ke dalam jalur perdagangan, termasuk tindakan importasi;&lt;br /&gt;b. menyimpan bukti yang berkaitan dengan pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait tersebut guna menghindari terjadinya penghilangan barang bukti;&lt;br /&gt;c. meminta kepada pihak yang merasa dirugikan, untuk memberikan bukti yang menyatakan bahwa pihak tersebut memang berhak atas Hak Cipta atau Hak Terkait, dan hak Pemohon tersebut memang sedang dilanggar.&lt;br /&gt;Pasal 68&lt;br /&gt;Dalam hal penetapan sementara pengadilan tersebut telah dilakukan, para pihak harus segera diberitahukan mengenai hal itu, termasuk hak untuk didengar bagi pihak yang dikenai penetapan sementara tersebut.&lt;br /&gt;Pasal 69&lt;br /&gt;(1) Dalam hal hakim Pengadilan Niaga telah menerbitkan penetapan sementara pengadilan, hakim Pengadilan Niaga harus memutuskan apakah mengubah, membatalkan, atau menguatkan penetapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 huruf a dan huruf b dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak dikeluarkannya penetapan sementara pengadilan tersebut.&lt;br /&gt;(2) Apabila dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari hakim tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), penetapan sementara pengadilan tidak mempunyai kekuatan hukum.&lt;br /&gt;Pasal 70&lt;br /&gt;Dalam hal penetapan sementara dibatalkan, pihak yang merasa dirugikan dapat menuntut ganti rugi kepada pihak yang meminta penetapan sementara atas segala kerugian yang ditimbulkan oleh penetapan sementara tersebut.&lt;br /&gt;BAB XII&lt;br /&gt;PENYIDIKAN &lt;br /&gt;Pasal 71&lt;br /&gt;(1) Selain Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia, Pejabat Pegawai Negeri Sipil tertentu di lingkungan departemen yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya meliputi pembinaan Hak Kekayaan Intelektual diberi wewenang khusus sebagai Penyidik sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana untuk melakukan penyidikan tindak pidana di bidang Hak Cipta.&lt;br /&gt;(2) Penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berwenang:&lt;br /&gt;a. melakukan pemeriksaan atas kebenaran laporan atau keterangan berkenaan dengan tindak pidana di bidang Hak Cipta;&lt;br /&gt;b. melakukan pemeriksaan terhadap pihak atau badan hukum yang diduga melakukan tindak pidana di bidang Hak Cipta;&lt;br /&gt;c. meminta keterangan dari pihak atau badan hukum sehubungan dengan tindak pidana di bidang Hak Cipta;&lt;br /&gt;d. melakukan pemeriksaan atas pembukuan, pencatatan, dan dokumen lain berkenaan dengan tindak pidana di bidang Hak Cipta;&lt;br /&gt;e. melakukan pemeriksaan di tempat tertentu yang diduga terdapat barang bukti pembukuan, pencatatan, dan dokumen lain;&lt;br /&gt;f. melakukan penyitaan bersama-sama dengan pihak Kepolisian terhadap bahan dan barang hasil pelanggaran yang dapat dijadikan bukti dalam perkara tindak pidana di bidang Hak Cipta; dan&lt;br /&gt;g. meminta bantuan ahli dalam rangka pelaksanaan tugas penyidikan tindak pidana di bidang Hak Cipta.&lt;br /&gt;(3) Penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) memberitahukan dimulainya penyidikan dan menyampaikan hasil penyidikannya kepada Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.&lt;br /&gt;BAB XIII&lt;br /&gt;KETENTUAN PIDANA &lt;br /&gt;Pasal 72&lt;br /&gt;(1) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).&lt;br /&gt;(2) Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;(3) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu Program Komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;(4) Barangsiapa dengan sengaja melanggar Pasal 17 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).&lt;br /&gt;(5) Barangsiapa dengan sengaja melanggar Pasal 19, Pasal 20, atau Pasal 49 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;(6) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 24 atau Pasal 55 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;(7) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 25 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;(8) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 27 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).&lt;br /&gt;(9) Barangsiapa dengan sengaja melanggar Pasal 28 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah).&lt;br /&gt;Pasal 73&lt;br /&gt;(1) Ciptaan atau barang yang merupakan hasil tindak pidana Hak Cipta atau Hak Terkait serta alat-alat yang digunakan untuk melakukan tindak pidana tersebut dirampas oleh Negara untuk dimusnahkan.&lt;br /&gt;(2) Ciptaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di bidang seni dan bersifat unik, dapat dipertimbangkan untuk tidak dimusnahkan.&lt;br /&gt;BAB XIV&lt;br /&gt;KETENTUAN PERALIHAN &lt;br /&gt;Pasal 74&lt;br /&gt;Dengan berlakunya Undang-undang ini segala peraturan perundang-undangan di bidang Hak Cipta yang telah ada pada tanggal berlakunya Undang-undang ini, tetap berlaku selama tidak bertentangan atau belum diganti dengan yang baru berdasarkan Undang-undang ini.&lt;br /&gt;Pasal 75&lt;br /&gt;Terhadap Surat Pendaftaran Ciptaan yang telah dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987 dan terakhir diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997, masih berlaku pada saat diundangkannya Undang-undang ini dinyatakan tetap berlaku untuk selama sisa jangka waktu perlindungannya.&lt;br /&gt;BAB XV&lt;br /&gt;KETENTUAN PENUTUP &lt;br /&gt;Pasal 76&lt;br /&gt;Undang-undang ini berlaku terhadap:&lt;br /&gt;a. semua Ciptaan warga negara, penduduk, dan badan hukum Indonesia;&lt;br /&gt;b. semua Ciptaan bukan warga negara Indonesia, bukan penduduk Indonesia, dan bukan badan hukum Indonesia yang diumumkan untuk pertama kali di Indonesia;&lt;br /&gt;c. semua Ciptaan bukan warga negara Indonesia, bukan penduduk Indonesia, dan bukan badan hukum Indonesia, dengan ketentuan:&lt;br /&gt;(i) negaranya mempunyai perjanjian bilateral mengenai perlindungan Hak Cipta dengan Negara Republik Indonesia; atau&lt;br /&gt;(ii) negaranya dan Negara Republik Indonesia merupakan pihak atau peserta dalam perjanjian multilateral yang sama mengenai perlindungan Hak Cipta.&lt;br /&gt;Pasal 77&lt;br /&gt;Dengan berlakunya Undang-undang ini, Undang-undang Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1987 dan terakhir diubah dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1997 dinyatakan tidak berlaku.&lt;br /&gt;Pasal78&lt;br /&gt;Undang-undang ini mulai berlaku 12 (dua belas) bulan sejak tanggal diundangkan.&lt;br /&gt;Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Undang-undang ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;Disahkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 29 Juli 2002 &lt;br /&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,&lt;br /&gt;ttd&lt;br /&gt;MEGAWATI SOEKARNOPUTRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diundangkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 29 Juli 2002 &lt;br /&gt;SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA,&lt;br /&gt;ttd&lt;br /&gt;BAMBANG KESOWO&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-5110846195356656308?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/5110846195356656308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/uu-no-19-tentang-hak-cipta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/5110846195356656308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/5110846195356656308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/03/uu-no-19-tentang-hak-cipta.html' title='UU No. 19 tentang Hak Cipta'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-7613402509073448701</id><published>2011-02-24T08:23:00.000+07:00</published><updated>2011-02-24T08:23:17.102+07:00</updated><title type='text'>Mencegah Akun iTunes Dari Ancaman Hacker</title><content type='html'>Apakah iTunes Akun Anda Rentan ?&lt;br /&gt;Oleh : Anggoro Nurrakhmad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penipuan terbaru dari cybercriminals adalah apa-apa tapi musik manis. Seperti biasa, hacker mengikuti tren budaya populer. Dengan ledakan popularitas toko iTunes dan banyaknya aplikasi dan download musik, orang-orang jahat sudah mulai menargetkan pengguna iTunes dan account mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana iTunes Mungkinkah bisa di Hacked&lt;br /&gt;Target iTunes mungkin relatif baru, tetapi taktik yang digunakan oleh hacker yang cukup akrab. " Hacking account iTunes bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan ", kata Bob Williams, seorang ahli keamanan yang mengelola The Guys Binary perusahaan konsultan IT di Hamilton, Ontario. " Untuk sebagian besar, itu karena ID iTunes dan password harus dikompromikan dalam beberapa cara ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hacker dapat memperoleh informasi melalui keylogging, di mana program jahat setiap trek stroke kunci dan mengumpulkan informasi yang sensitif seperti password dan nomor kartu kredit. Namun dalam banyak kasus, iTunes pengguna hanya mengungkapkan informasi dengan jatuh korban penipuan phishing kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penipuan identitas terbaru pencurian menggunakan email dengan pernyataan akun iTunes yang salah untuk memancing korban ke situs Web yang meminta nomor kartu kredit, nomor jaminan sosial, nama gadis ibu dan informasi penting lain yang digunakan untuk membangun identitas. Penipuan Phishing mungkin juga meminta informasi account Anda dengan menawarkan transaksi pada iTunes gift card palsu. Williams memperingatkan bahwa browser Mozilla Firefox terbaru ekstensi, Firesheep, yang dapat mencegat enkripsi informasi dari situs web tertentu, dapat digunakan untuk membaca rahasia login di iTunes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana iTunes Melindungi Akun Anda ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus melindungi iTunes informasi Anda dengan cara yang sama Anda lakukan untuk melindungi informasi online pribadi sensitif lainnya, kata Steve Santorelli, seorang mantan Scotland Yard komputer-kejahatan detektif yang kini bekerja sebagai direktur penjangkauan global untuk Team Cymru, sebuah kelompok riset keamanan Internet nirlaba. Langkah-langkah ini akan membantu agar account Anda tetap aman:&lt;br /&gt;• Gunakan perangkat lunak antivirus yang kuat. Instal dan secara teratur memperbarui perangkat lunak keamanan yang melindungi terhadap virus dan kode berbahaya lainnya. Selain itu, secara teratur menginstal update untuk semua komponen, seperti sistem operasi dan perangkat lunak Adobe, catatan Santorelli. "Hal ini dapat membantu menghambat penjahat yang mencoba untuk menginstal kode keylogger pada komputer Anda untuk memanen username dan password Anda untuk account online seperti iTunes."&lt;br /&gt;• Tagihan Review. Perhatikan biaya diposting ke account Anda dan meninjau mereka sering. kewaspadaan Hooper's membantunya menghentikan aktivitas kriminal di account-nya.&lt;br /&gt;• Praktik cerdas penggunaan password. "Ubah kata sandi Anda secara teratur, membuatnya sangat sulit menebak dan tidak kembali dengan situs lain," saran Santorelli. "Atau setidaknya memiliki password yang berbeda untuk rekening keuangan, account email dan account jejaring sosial." Hooper menyarankan menggunakan perangkat lunak manajemen password, yang menghasilkan password disimpan dan mengelola Login aman Anda untuk rekening online.&lt;br /&gt;• Jangan jatuh untuk phising. Mengakui bahwa perusahaan yang sah tidak akan meminta informasi pribadi Anda melalui email. Penawaran khusus dan menakjubkan online kesepakatan mungkin upaya untuk memperoleh informasi pribadi Anda, memperingatkan Santorelli.&lt;br /&gt;• Cari https. Bila Anda membuka situs di mana Anda akan menggunakan login, pastikan browser menunjukkan "https" daripada "http," menyarankan Williams. "Anda harus melihat kunci kuning di bagian kanan dari address bar," ia menjelaskan. "Jika tidak ada, Anda harus menambahkan 'https' sendiri. Setelah Anda melakukan itu, maka login yang aman dapat terjadi ". Juga, pastikan Anda log out ketika anda selesai di iTunes dan situs aman lainnya. "Sebagian besar browser Internet memiliki fitur yang akan memegang rahasia login Anda tersedia untuk sesi baru jika Anda tidak log out. Hal ini membuat iTunes account siap untuk membuka jika Anda melewatkan komputer Anda ke orang lain untuk berbagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, Hooper menyarankan memisahkan manajemen iTunes. Sebagai contoh, ia mendedikasikan alamat email hanya untuk digunakan dengan account iTunes dan menggunakan tanggal lahir yang berbeda dalam sistem iTunes. "Untungnya, saya menangkap masalah awal," kata Hooper.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-7613402509073448701?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/7613402509073448701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/02/mencegah-akun-itunes-dari-ancaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/7613402509073448701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/7613402509073448701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/02/mencegah-akun-itunes-dari-ancaman.html' title='Mencegah Akun iTunes Dari Ancaman Hacker'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-4764080987260224096</id><published>2011-01-05T16:03:00.005+07:00</published><updated>2011-01-05T16:06:42.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas Kuliah'/><title type='text'>Yang Boleh dan Tidak Boleh Pada Transaksi Mobile Banking</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CANGGOR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CANGGOR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CANGGOR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:42.5pt;	margin-bottom:.0001pt;	text-align:justify;	text-indent:-21.25pt;	line-height:150%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}span.longtext	{mso-style-name:long_text;	mso-style-unhide:no;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Yang Boleh dan Tidak Boleh Pada Transaksi Mobile Banking&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;By Anggoro Nurrakhmad&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Akhir – akhir &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;ini, bank&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; mungkin sedekat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;handphone&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;. Tetapi meningkatnya ketergantungan pada smartphone untuk transaksi keuangan berarti bahwa orang jahat adalah penargetan perangkat ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sangatlah penting untuk berhati-hati ketika &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;bertransaksi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;melalui &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;mobile banking&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;, kata Kevin Travis dari Novantas, sebuah perusahaan konsultan untuk industri jasa keuangan. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kau harus berpikir tentang smartphone Anda seolah-olah itu adalah komputer di rumah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;" kata Travis. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Banyak orang masih menganggapnya sebagai hanya telepon.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bagaimana target pencuri &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mobile&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; mungkin akrab dengan phishing, di mana penjahat berusaha untuk memperoleh informasi pribadi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; dengan menyamar sebagai entitas yang sah. Pencuri menggunakan pesan teks, serta email dan pesan instan, untuk melanjutkan phishing melalui perangkat mobile. Keylogging virus dan Trojan yang dapat melacak nama pengguna, sandi dan informasi lainnya adalah ancaman untuk smartphone, memperingatkan Vishal Jain, seorang analis layanan mobile dengan perusahaan riset 451 Group. Google menarik 50 aplikasi dari Android mobile app store Desember lalu, menyusul laporan bahwa mereka mungkin suatu upaya untuk phish untuk informasi keuangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Melindungi informasi keuangan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Yang harus dii&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;kuti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;dan tidak boleh dilakukan dengan aman melalui &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;mobile banking :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;* Apakah password melindungi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;handphone&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;kita&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;. Mungkin suara dasar, tetapi terlalu sering banyak orang merasa nyaman untuk mengetikkan password untuk mengakses informasi pada smartphone mereka. Ambil waktu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jain &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;menyarankan. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Karena telepon selalu bersama Anda, risiko terbesar adalah kehilangan itu,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;" katanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;* Jangan memilih pilihan login otomatis. Anda dapat membayar untuk kenyamanan jika Anda mengandalkan login otomatis, catatan Jain. Jangan menyimpan informasi login pada perangkat mobile Anda. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jangan pernah menggunakan notepad pada ponsel Anda untuk melacak password perbankan Anda atau password lainnya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;" kata Travis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;* Apakah menginstal software keamanan ponsel. Melindungi data sensitif Anda dengan perangkat lunak keamanan yang kuat yang dirancang untuk perangkat mobile. Ini akan membantu virus blok yang dapat mencoba untuk melacak setiap tombol yang Anda tekan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;* Apakah memilih bank Anda hati-hati. Saat ini, menurut Travis, lembaga keuangan yang lebih besar telah berinvestasi dalam membangun aplikasi mobile banking. Yang lebih kecil, bank berbasis masyarakat mungkin belum telah menempatkan sebagai sumber daya yang sangat dalam mengembangkan pilihan mobile banking. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Nomor satu cara untuk menghindari penipuan adalah dengan melakukan bisnis dengan bank yang telah berinvestasi secara signifikan di keamanan dan teknologi yang dirancang khusus untuk ponsel,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;" kata Travis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;* Jangan instal aplikasi pihak ketiga. Hanya download aplikasi dari sumber terpercaya, seperti link yang dikirimkan oleh bank Anda atau langsung dari situs bank Anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; B&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;ank-bank besar mungkin membiarkan Anda men-download aplikasi tersebut dengan berkomunikasi dengan website bank, catatan Aaron Maxwell Mobile Web Up, sebuah perusahaan yang membantu usaha mengembangkan keberadaan mobile.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Misalnya, Anda dapat mengklik sebuah opsi perbankan online di situs Bank of America, pilih negara Anda, menunjukkan yang smartphone Anda sendiri dan ketik nomor ponsel Anda. Bank of America teks Anda dengan link resmi ke toko app. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tidak ada kemungkinan sengaja mengambil sebuah aplikasi phishy sebagai gantinya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;" kata Maxwell.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;* Jangan menggunakan situs mobile bank Anda. Pastikan Anda benar-benar di situs bank Anda dengan mengetikkan nama ke dalam browser Anda. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ingat juga, bahwa pada kebanyakan smartphone, Anda dapat menyimpan website dengan ikon pada layar desktop ponsel Anda, persis seperti dengan sebuah aplikasi dari sebuah toko aplikasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;" catatan Maxwell.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;* Apakah berkomunikasi dengan hati-hati dengan bank Anda. Pahami bahwa bank Anda tidak akan mengirim email atau teks meminta informasi pribadi. Jangan menyimpan pesan dari bank Anda yang berisi password.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="longtext"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika kami pindah ke virtual jenis teknologi, menciptakan lebih banyak kesempatan untuk penipuan," kata Travis. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Risiko terbesar untuk mobile banking adalah serangan phishing, karena ini adalah cara murah benar-benar murah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;untuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; mencuri identitas Anda."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="longtext"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-4764080987260224096?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/4764080987260224096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/01/yang-boleh-dan-tidak-boleh-pada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/4764080987260224096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/4764080987260224096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2011/01/yang-boleh-dan-tidak-boleh-pada.html' title='Yang Boleh dan Tidak Boleh Pada Transaksi Mobile Banking'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-6036184491353070912</id><published>2010-09-26T23:13:00.005+07:00</published><updated>2010-09-26T23:17:31.325+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas Kuliah'/><title type='text'>Melindungi Smartphone Dari Hacker</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CANGGOR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CANGGOR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CANGGOR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:"Comic Sans MS";	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:script;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:42.5pt;	margin-bottom:.0001pt;	text-align:justify;	text-indent:-21.25pt;	line-height:150%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	text-align:justify;	text-indent:-21.25pt;	line-height:150%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	text-align:justify;	text-indent:-21.25pt;	line-height:150%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	text-align:justify;	text-indent:-21.25pt;	line-height:150%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	text-align:justify;	text-indent:-21.25pt;	line-height:150%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;}@page Section1	{size:21.0cm 841.95pt;	margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm;	mso-header-margin:35.4pt;	mso-footer-margin:35.4pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:705566719;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1970957564 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l1	{mso-list-id:1191646461;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-751168306 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l1:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-align: center; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 22pt;"&gt;Melindungi Smartphone Dari Hacker&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Apa itu smartphone? Istilah ini berarti hal yang berbeda untuk orang yang berbeda, namun untuk tujuan kita, itu ada ponsel yang dapat mengakses web, mengirim dan menerima email dan pesan teks, dan dapat menggunakan aplikasi dari vendor pihak ketiga. Kebanyakan juga menawarkan Wi-Fi koneksi Internet. Jika ponsel Anda bisa melakukan hal-hal tersebut, itu smartphone.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 18pt;"&gt;Kesempatan untuk Hacker&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Smartphone adalah bisnis besar. The Wall Street Journal memperkirakan bahwa hampir 160 juta smartphone telah dijual tahun lalu, melebihi jumlah PC laptop yang dijual pada periode yang sama. Itu kesempatan besar bagi mereka yang membuat smartphone atau menjual jasa. Dan itu target besar bagi mereka yang akan hack smartphone Anda.&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% white;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 18pt;"&gt;Hacker di Tempat Kerja&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Pada dasarnya, smartphone adalah sebuah PC yang terhubung yang pas di saku Anda. Jadi, tidak mengherankan bahwa smartphone hacker menggunakan taktik dasar yang sama yang mereka gunakan untuk mengekstrak informasi dari PC. Seperti beberapa contoh berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Snoopware, Awalnya dipasarkan sebagai cara bagi orang tua untuk memantau penggunaan ponsel anak-anak mereka, snoopware dapat digunakan untuk menguping percakapan Anda, email, pesan teks, daftar kontak, dan password. Jika Anda menggunakan smartphone untuk melakukan transaksi keuangan, snoopware dapat diprogram untuk menguping juga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Smiphishing, Ini seperti phishing email pada PC, kecuali bahwa ia akan mengirimkan pesan phishing melalui layanan Short Pesan Anda (SMS) Teks Service. Biasanya, Anda akan menerima pesan teks dari seorang hacker menyamar sebagai bisnis dengan siapa Anda melakukan bisnis. Pesan akan meminta Anda untuk memperbarui password, masukkan kembali kartu kredit Anda atau memberikan informasi yang sensitif yang dapat digunakan untuk menipu Anda. Atau untuk menyita ponsel Anda untuk memulai serangan bot atau merusak file Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Spam, spam tua polos, seperti jenis yang menyerang email PC Anda, juga akan muncul di email smartphone Anda atau bahkan dalam pesan teks. Banyak itu hanya mengganggu, tetapi beberapa akan menawarkan tidak diminta atau smiphishing, baik yang dirancang untuk mendapatkan informasi pribadi Anda untuk keuntungan keuangan atau untuk menghancurkan file Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Bluetooth, Koneksi Bluetooth Anda dapat hacked untuk memberikan akses ke telepon Anda setiap saat itu dihidupkan, bahkan ketika itu dihidupkan tapi tidak digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 18pt;"&gt;Yang Dapat Anda Lakukan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Pendek kata, berhati-hatilah. Perlakukan dengan hati dalam menggunakan smartphone Anda seperti ketika Anda menggunakan PC Anda.&lt;span style="background: none repeat scroll 0% 0% white;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Jangan membuka email jika anda tidak tahu pengirim. Jika pengirim ada meminta Anda untuk memberikan informasi sensitif, tidak. Jika permintaan tersebut tampaknya dari bisnis Anda tahu, gunakan browser Anda untuk pergi ke website mereka atau telepon untuk menelepon bisnis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Jangan menjawab pesan teks yang meminta informasi pribadi. Sekali lagi, jika Anda berpikir mungkin sah, hubungi pengirim diklaim dengan cara lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Hapus spam, Jangan pernah menjawab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Nonaktifkan Bluetooth apabila Anda tidak menggunakannya. Juga, mematikannya bila Anda berbicara atau memasukkan informasi sensitif ke dalam smartphone Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Perlindungan berbayar, Sama seperti Anda harus selalu mengamankan PC Anda dengan perangkat lunak keamanan Internet up-to-date, Anda harus melindungi smartphone anda dengan software smartphone keamanan untuk melindungi smartphone Anda terhadap ancaman keamanan terbaru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 18pt;"&gt;Be Smart, Waspadalah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Waspada dan berhati-hatilah, instal perangkat lunak keamanan dan tetap up to date. Kemudian Anda dapat berbicara, teks, browsing, dan bertransaksi tanpa rasa takut. Dan menjalani hidup mobile Anda secara penuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-align: left; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-align: left; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-align: right; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Sumber : &lt;i&gt;Norton Cybercrime News&lt;/i&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;Simak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-left: 0cm; text-align: left; text-indent: 0cm;"&gt;&lt;span style="display: none; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Baca secara fonetik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-6036184491353070912?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/6036184491353070912/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2010/09/melindungi-smartphone-dari-hacker-apa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/6036184491353070912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/6036184491353070912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2010/09/melindungi-smartphone-dari-hacker-apa.html' title='Melindungi Smartphone Dari Hacker'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-141389473424776992</id><published>2010-05-20T11:50:00.002+07:00</published><updated>2010-05-20T11:50:47.556+07:00</updated><title type='text'>Daftar Pustaka</title><content type='html'>Buatlah daftar pustaka, Jika ada data sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Tahun Penerbitan : 1988&lt;br /&gt;Judul Buku  : Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;Penulis   : Sabarti Akhadiah&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Jakarta&lt;br /&gt;Penerbit  : PT. Gelora Aksara Permata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :  Akhadiah, Sbarti. 1988. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. &lt;br /&gt;       Jakarta : PT. Gelora Aksara Permata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tahun Penerbitan : 1999&lt;br /&gt;Judul Buku  : Surat Menyurat Resmi  Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;Penulis   : Silehan dan Soedjito&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Bandung&lt;br /&gt;Penerbit  : PT. Remaja Rosdakarya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Silehan dan Soedjito. 1999. Surat Menyurat Resmi  Bahasa Indonesia. Bandung : &lt;br /&gt;                 PT. Remaja Rosdakarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tahun Penerbitan : 2001 &lt;br /&gt;Judul Buku  : Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah, Makalah - Skripsi - Tesis- Disertasi.&lt;br /&gt;Penulis   : S. Sudjana&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Bandung&lt;br /&gt;Penerbit  : Sinar Baru Algesindo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab  : Sudjana, S. 2001. Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah, Makalah - Skripsi - Tesis-   Disertasi. Bandung : Sinar Baru Algesindo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tahun Penerbitan : 1999&lt;br /&gt;Judul Artikel  : Bill Gates Tak Lagi Nomor Satu&lt;br /&gt;Judul Majalah  : Gatra&lt;br /&gt;Penulis   : Hatim Ilwan&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Jakarta&lt;br /&gt;Penerbit  : Media Group&lt;br /&gt;5. Tahun Penerbitan : 1989&lt;br /&gt;Judul Buku  : Pembinaan Kemampuan Penulisan Bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;Penulis   : Sabarti Akhadiah, Arsjad, Maidar O,  dan Ridwan . Sakura H&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Jakarta&lt;br /&gt;Penerbit  : Erlangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Akhadiah Sabarti, Arsjad, O Maidar ,  dan Sakura H . Ridwan . 1989. mbinaan  Kemampuan Penulisan Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tahun Penerbitan : 1984&lt;br /&gt;Judul Buku  : Bimbingan Menulis Skripsi, thesis&lt;br /&gt;Penulis   : Sutrisno Hadi &lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Yogyakarta&lt;br /&gt;Penerbit  : Psikologi GAMA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Tahun Penerbitan : 1991&lt;br /&gt;Judul Buku  : Prosidang Teknik Penulisan Buku Ilmiah&lt;br /&gt;Penulis   : Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan       Kebudayaan&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Jakarta&lt;br /&gt;Penerbit  : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tahun Penerbitan : 1983&lt;br /&gt;Judul Buku  : Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Jilid 1&lt;br /&gt;Penulis   : Sultan Takdir Alisjahbana&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Jakarta&lt;br /&gt;Penerbit  : Dian Rakyat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tahun Penerbitan : 1995&lt;br /&gt;Judul Buku  : The Little Brown Compact Handbook&lt;br /&gt;Penulis   : Jane E. Aaron&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : New York&lt;br /&gt;Penerbit  : Harper Collins College Publishers&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tahun Penerbitan : 1974&lt;br /&gt;Judul Buku  : The Psychology of language : An Introduction to Psycolinguistic and       Generative Grammer.&lt;br /&gt;Penulis   : Anonim&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : New York&lt;br /&gt;Penerbit  : Mc. Grow Hill Book Company&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tahun Penerbitan : 2007&lt;br /&gt;Judul Buku  : Ayo Belajar Berbahasa Indonesia&lt;br /&gt;Penulis   : Muhammad Darisman S.pd. dkk&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Bogor&lt;br /&gt;Penerbit  : Yudhistira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tahun Penerbitan : 1989&lt;br /&gt;Judul Buku  : Writing The Research Paper : A Handbook Edisi ke 3&lt;br /&gt;Penulis   : Anthony C Winkler dan Jo Ray Mc Cuen&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : New York &lt;br /&gt;Penerbit  : Harcout Brace Jovanovich&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Tahun Penerbitan : 1996&lt;br /&gt;Judul Buku  : Kiat Menulis Artikel IPTEK Populer di Media Cetak&lt;br /&gt;Penulis   : Markus G Lyakto&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Jakarta &lt;br /&gt;Penerbit  : PT. Gramedia Pustaka Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tahun Penerbitan : 1991&lt;br /&gt;Judul Buku  : Widya Wiyata Petama Anak-Anak : Bintang Sahabat Kita&lt;br /&gt;Penulis   : Sabne Rocketr dan Mc Clure Steve&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Jakarta&lt;br /&gt;Penerbit  : Tira Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tahun Penerbitan : 1991&lt;br /&gt;Judul Buku  : Bahasa Indonesia Untuk Mahasiswa&lt;br /&gt;Penulis   : Tim FS Undip&lt;br /&gt;Kota diterbitkan : Semarang&lt;br /&gt;Penerbit  : Universitas Diponegoro&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-141389473424776992?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/141389473424776992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2010/05/daftar-pustaka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/141389473424776992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/141389473424776992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2010/05/daftar-pustaka.html' title='Daftar Pustaka'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-3949342640895164038</id><published>2010-05-20T11:49:00.001+07:00</published><updated>2010-05-20T11:49:31.945+07:00</updated><title type='text'>Paragraf Deduktif - Induktif</title><content type='html'> Paragraf Induktif&lt;br /&gt; Paragraf berpikir induktif adalah Paragraf yang digunakan dalam berpikir dengan  bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang  diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti. Generalisasi adalah  bentuk  dari Paragraf berpikir induktif.&lt;br /&gt; Contoh :&lt;br /&gt;Jangan pernah belajar “dadakan”. Artinya belajar sehari sebelum ujian. Belajarlah muai dari sekarang. Belajar akan efektif kalau belajar kumpulan soal. Hal ini dapat dilakukan dengan cara latihan menjawab soal-soal di buku kumpulan soal. Mencocokannya dengan yang benar, lalu menghitung scorenya. Barulah materi yang tidak dikuasai dicari di buku. Itulah beberapa tips belajar menjelang Ujian.&lt;br /&gt; Paragraf deduktif&lt;br /&gt;Paragraf berpikir deduktif adalah Paragraf berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.&lt;br /&gt; Contoh :&lt;br /&gt;Beberapa tips belajar menjelang Ujian. Jangan pernah belajar “dadakan”. Artinya belajar sehari sebelum ujian. Belajarlah mulai dari sekarang. Belajar akan efektif kalau belajar kumpulan soal. Hal ini dapat dilakukan dengan cara latihan menjawab soal-soal di buku kumpulan soal. Mencocokannya yang benar, lalu menghitung scorenya. Barulah materi yang tidak dikuasai dicari di buku.&lt;br /&gt; Paragraf Deduktif-Induktif&lt;br /&gt; Kalimat Utamanya terdapat pada awal paragraph, dan ai akhir juga ada loh….&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Contoh :&lt;br /&gt;Beberapa tips belajar menjelang Ujian Akhir. Jangan pernah belajar “dadakan”. Artinya belajar sehari sebelum ujian. Belajarlah muai dari sekarang. Belajar akan efektif kalau belajar kumpulan soal. Hal ini dapat dilakukan dengan cara latihan menjawab soal-soal di buku kumpulan soal. Mencocokannya yang benar, lalu menghitung scorenya. Barulah materi yang tidak dikuasai dicari di buku. Oleh karena itu, maka sebaiknya para guru memberitahukan tips belajar menjelang Ujian.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-3949342640895164038?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/3949342640895164038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2010/05/paragraf-deduktif-induktif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/3949342640895164038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/3949342640895164038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2010/05/paragraf-deduktif-induktif.html' title='Paragraf Deduktif - Induktif'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-487693318310451430</id><published>2010-01-12T23:56:00.004+07:00</published><updated>2010-01-13T00:45:44.779+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips n&apos; Trik'/><title type='text'>Tips Memilih Kamera DSLR Untuk Pemula</title><content type='html'>Tips Memilih Kamera DSLR Untuk Pemula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilih dan Membeli Kamera Digital SLR ( DSLR ) merupakan hal yang gampang2 susah, apalagi untuk pemula yang berkantong pas2n seperti saya. Untuk anda yang berkantong tebal, anda tinggal memilih yang berharga mahal atau kelas high-end, karena di dunia fotografi, harga biasanya ga bo’ong, kalo mahal ya artinya emang bagus. Tapi untuk saya, Harganya yang bisa ngabisin jatah makan dua bulan,  membuat saya berpikir keras untuk memilih salah satu penawaran dari produsen yang semuanya menggiurkan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih dan membeli kamera digital SLR ( DSLR ) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama Kita Lihat ‘ Apa Keperluan Anda ‘ :&lt;br /&gt;Ada sangat banyak pilihan di pasaran dengan berbagai macam varian harga dan fitur. sebelum menentukan, pikirkan dulu tujuan anda membeli kamera digital SLR, fitur apa yang penting untuk anda. Anda ingin kesederhanaan sebuah kamera DSLR atau anda tipe fotografer yg ingin mengeksplorasi semua kelebihan yang ditawarkan sebuah kamera SLR.&lt;br /&gt;Kemudian…&lt;br /&gt;Perhatikan Ukuran sensor CCD atau CMOS yang digunakan untuk menangkap image. Walaupun banyak sekali variasi ukuran, namun umumnya terbagi dalam 3 kategori, yaitu FullFrame, APS-C dan Four-Thirds. Bagi sebagian orang, ukuran sensor ( megapiksel ) tidak terlalu penting, yang lebih penting adalah masuk kategori mana sensor2 tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membedakan ketiga macam sensor tersebut adalah Crop Factor, gambar diatas menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran sensor, semakin kecil area tangkap layarnya. pada hasil image, terlihat sperti menggunakan focal length ( 1.5x or 1.6x lebih panjang untuk  APS-C, 2x untuk Four-Thirds ).&lt;br /&gt;Bagi sebagian pengguna DLSR pemula, crop factor bukan merupakan hal utama, tapi perlu dipertimbangkan jika anda ingin menggunakan DSLR sebagai pengganti kamera SLR lama anda, dan jika anda sudah memiliki koleksi lensa yang mahal2, ada baiknya anda mempertimbangkan untuk membeli DSLR Fullframe, karena jika tidak, gambar yg dihasilkan akan berbeda dengan SLR biasa.&lt;br /&gt;Hal lain yg perlu diperhatikan memilih kamera digital SLR atau DSLR adalah antishake systems. karena gambar yang diambil pada pencahayaan kurang ataupun diambil dari jarak jauh akan rawan menjadi buram ( blur ) karena gerakan tangan atau kamera yg tidak disengaja. Image Stabilization ini dirancang untuk menghindari hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu yg harus diperhatikan dalam membeli kamera digital SLR atau DSLR adalah kecepatan. baik kecepatan fokus ataupun kecepatan memotret. kamera DSLR entry level pun memiliki kecepatan yg lebih baik daripada kamera saku high-end. Semakin mahal semakin meningkat pula kecepatannya. hal ini diperlukan apabila anda sering memotret objek bergerak misal mobil yg sedang melaju atau burung yang sedang terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak kalah penting adalah ukuran dan berat body kamera, anda yg terbiasa dengan kamera saku tentu akan kagok atau sedikit kesulitan jika langsung menggunakan DSLR Nikon D3 misalnya. sebaiknya dimulai dari yg berukuran compact semacam Nikon D60 atau Canon EOS 500D.&lt;br /&gt;Kurang lebih begitulah hal2 yang perlu diperhatikan dalam Memilih dan Membeli Kamera Digital SLR atau DSLR untuk pemula.&lt;br /&gt;Sumber : “ Berbagai Sumber “&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-487693318310451430?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/487693318310451430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2010/01/tips-memilih-dan-membeli-kamera-digital.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/487693318310451430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/487693318310451430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2010/01/tips-memilih-dan-membeli-kamera-digital.html' title='Tips Memilih Kamera DSLR Untuk Pemula'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-2201721345246142051</id><published>2009-11-23T10:51:00.002+07:00</published><updated>2009-11-23T10:57:12.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About United'/><title type='text'>TTC, Kawah Candradimuka "Setan Merah"</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso" rel="Edit-Time-Data"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:"Comic Sans MS";	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:script;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 20pt; line-height: 115%;"&gt;TTC, Kawah Candradimuka "Setan Merah"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SwoCMB0RmUI/AAAAAAAAABg/0yJ8AzAsLa4/s1600/1525498p.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SwoCMB0RmUI/AAAAAAAAABg/0yJ8AzAsLa4/s320/1525498p.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;LATIHAN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;menjadi sebuah kegiatan wajib dan elementer bagi para pemain sepak bola profesional. Untuk itulah Manchester United membangun sebuah pemusatan latihan yang sangat representatif pada akhir 1990-an. Sejak 26 Juli 2006, " The Red Devils " resmi menggunakan Trafford Training Centre ( TTC ) sebagai kawah candradimuka para " Setan Merah ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tempat latihan yang punya fasilitas serba modern ini menjadi tempat penggemblengan para pemain MU, sebelum maupun sesudah pertandingan. Entah sudah berapa banyak taktik yang dilatih di sini oleh Sir Alex Ferguson terhadap tim besutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berbeda dengan tempat latihan lama " The Cliff " yang lebih terbuka, TTC sangat tertutup. Selain pagar yang mengelilingi kompleks, juga ditambah 30.000 pohon yang ikut memagari seluruh arena. Hal ini dilakukan untuk menghindari upaya mata-mata klub lawan terhadap strategi yang dilatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Wajar jika " Setan Merah " menjaga ketat area ini. Pasalnya, semua prestasi yang diraih memang berasal dari sini. Di tempat inilah David Beckham selalu melakukan latihan khusus tendangan bebas seusai latihan. Di tempat ini pula Wayne Rooney diasah ketajamannya, atau Nemanja Vidic memantapkan kemampuan bertahannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Berikut fasilitas di TTC :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;LAPANGAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ada 14 lapangan dengan berbagai ukuran di TTC. Salah satunya berukuran standar internasional. Sisanya lebih berupa lapangan rumput yang sangat luas. Untuk membatasinya, kerap digunakan sejumlah &lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;cone &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;dari plastik. Lapangan-lapangan kecil kerap digunakan untuk melakukan sesi latihan seperti 4 &lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;a side&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; (permainan 4 lawan 4) atau yang lainnya. Semua lapangan di sini menggunakan rumput natural.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;RUANG GANTI PEMAIN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Terbilang sangat luas untuk sebuah ruang ganti. Ada banyak &lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;locker &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;untuk menggantung kostum latihan para pemain. Ruang ini memang dibuat untuk menampung sebanyak mungkin, tidak sekadar&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt; starting eleven&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; plus pemain cadangan. Ruang ini menjadi saksi bisu berbagai kejadian penting yang menyangkut Sir Alex dengan para pemainnya. Kabarnya, di tempat inilah percekcokan antara Fergie dan Beckham terjadi.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;KOLAM RENANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tak ada tempat latihan yang tidak mempunyai kolam renang. Sebagai sarana melatih kebugaran, kolam renang mutlak dimiliki TTC. Panjang 50 meter, kolam renang ini juga memiliki sepasang gawang di setiap sisi. Para pemain kerap menggunakan kolam renang ini untuk bermain polo air. Selain untuk menjaga kebugaran, polo air juga bisa membunuh kejenuhan akibat rutinitas latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 20pt; line-height: 115%;"&gt;THE CLIFF&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;Kandang buat Akademi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebelum memasuki era milenium baru, Manchester United punya satu tempat pemusatan latihan yang lebih sederhana, berlokasi tak jauh dari Trafford Training Centre. Tempat itu dikenal dengan nama The Cliff.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ide pembuatan pemusatan latihan sudah bergulir sejak masa kepemimpinan James W Gibson pada 1938, tetapi baru terealisasi pada 1950-an. Saat itu, The Cliff masih berupa tanah lapang. Belum ada bangunan di sekilingnya. The Cliff digunkan dengan tujuan menjaga rumput Old Trafford agar tidak lebih cepat rusak karena digunakan untuk latihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akhir 1950-an, The Cliff mendapat pembenahan di berbagai hal, termasuk di antaranya membuatkan lampu untuk latihan atau pertandingan malam hari. Namun, saat itu The Cliff masih belum terbuka untuk umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hal itu mulai bergeser ketika Sir Alex Ferguson mengubah kebijakan terhadap The Cliff pada 1990-an. Pemusatan latihan ini menjadi lebih terbuka bagi siapa pun yang ingin melihat proses latihan "Setan Merah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Bahkan, karena tidak ada pagar pembatas, sesi latihan kerap terganggu oleh ulah suporter yang meminta foto bareng atau tanda tangan para pemain. Itulah yang menjadi salah satu faktor kenapa manajemen klub kemudian membangun satu kompleks latihan yang lebih modern dan bisa lebih menjaga privasi para pemain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Setelah tempat latihan baru selesai, The Cliff tak dilupakan begitu saja. Tempat ini masih menjadi kandang tim Akademi Manchester United. Selain itu, Timnas Inggris pun pernah menggunakan The Cliff sebagai pemusatan latihan ketika mereka akan melakoni laga di Stadion Old Trafford.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;RAMAH LINGKUNGAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; TTC merupakan pemusatan latihan yang berorientasi masa depan. Desain bangunan sengaja dibuat untuk menghemat energi. Begitu pula dengan lingkungan sekitarnya yang sangat hijau. Penuh dengan tumbuhan dan bahkan hewan-hewan liar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Salah satu teknologi yang digunakan di tempat ini adalah daur ulang air. Trafford Training Centre menggunakan sebuah teknologi bernama Reed Bed Technology. Dengan teknologi ini, semua air kotor dijernihkan kembali agar bisa digunakan untuk menyiram rumput dan tanaman di sekeliling kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk mendapat pasokan air yang mencukupi, sejumlah kolam air pun dibuat di beberapa area. Selain untuk menampung, kolam-kolam ini pun kerap digunakan oleh bebek liar sebagai tempat tinggal atau sekadar beristirahat. Benar-benar sebuah kompleks latihan yang sangat mengerti akan pentingnya lingkungan hijau dan bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;HOW TO GET THERE ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Letak Trafford Training Centre memang berada di luar kota Manchester. Untuk menuju ke sana lebih pas menggunakan kendaraan pribadi. Keluar dari Kota Manchester melalui A56 dan mengarah ke Atrincham dan M60. Masuk jalan M60 di persimpangan 7. Jika sudah bertemu di persimpangan 8 segera keluar untuk masuk ke A6144 dan ikuti petunjuk jalan menuju Carrington.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Lewati lampu merah pertama Carrington Lane. Di lampu merah kedua, belok kiri ke arah Isherwood Road kemudian ikuti petunjuk MUPC09. Taksi masih bisa terus sepanjang Isherwood Road hingga Birch Road dan langsung turun di pintu gerbang Trafford Training Centre.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Jika menggunakan kendaraan pribadi, Trafford Training Centre menyediakan satu lahan parkir yang cukup luas. Tepatnya berada di Basel, sekitar Isherwood Road. Lokasi tempat parkirnya mengarah ke MUPC09. Para petugas akan mengarahkan Anda untuk menuju tempat parkir yang tersedia. Jangan khawatir, disediakan bus khusus untuk membawa pengunjung dari tempat parkir menuju Carrington.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;"&gt;Sumber : www.bola.kompas.com &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-2201721345246142051?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/2201721345246142051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/11/ttc-kawah-candradimuka-setan-merah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/2201721345246142051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/2201721345246142051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/11/ttc-kawah-candradimuka-setan-merah.html' title='TTC, Kawah Candradimuka &quot;Setan Merah&quot;'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SwoCMB0RmUI/AAAAAAAAABg/0yJ8AzAsLa4/s72-c/1525498p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-1462485560733659039</id><published>2009-10-17T19:02:00.000+07:00</published><updated>2009-10-17T19:02:50.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Info Penting'/><title type='text'>Film Yang Bakal Release Di 2010</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:"Comic Sans MS";	panose-1:3 15 7 2 3 3 2 2 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:script;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:.5in;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:0in;	margin-left:.5in;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:0in;	margin-left:.5in;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:.5in;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:319890852;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1525603230 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-.25in;	font-family:Symbol;}ol	{margin-bottom:0in;}ul	{margin-bottom:0in;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 18pt; line-height: 115%;"&gt;Guys,, w Pnya Info Nih. Wat yang pada doyan nonton…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: darkred; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 14pt; line-height: 115%;"&gt;BERIKUT ADALAH BEBERAPA FILM YANG AKAN DIRILIS DITAHUN 2010 DAN JUGA WAJIB DITONTON PASTINYA :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: green; font-family: Symbol; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;Shutter Island | 19 FEBRUARY 2010&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: green; font-family: Symbol; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;Toy Story 3 | 18 JUNI 2010&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: green; font-family: Symbol; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;Harry Potter : And the Deathly Hallows | 19 NOVEMBER 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;Prince Of Persia : The Sands Of Time | 28 MEI 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;The Twilight Saga : Eclipse | 30 JUNI 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;Resident Evil 4 : Afterlife | 27 AGUSTUS 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;Iron Man 2 | 7 MEI 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;CASE 39 | 1 JANUARI 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;SALT | 23 JULI 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader | 10 DESEMBER 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;Let Me In | 15 JANUARI 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;The Losers | 9 APRIL 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;The Expendables | 20 AGUSTUS 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;Alice In Wonderland | 5 Maret 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;Shrek 4 : Forever After | 21 MEI 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 16pt;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: green; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;The Karate Kid | 11 JUNI 2010&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="color: red; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;; font-size: 20pt;"&gt;Kalo aDa yang ketinggalan harap comment ya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-1462485560733659039?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/1462485560733659039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/10/film-yang-bakal-release-di-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/1462485560733659039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/1462485560733659039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/10/film-yang-bakal-release-di-2010.html' title='Film Yang Bakal Release Di 2010'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-206258133388252418</id><published>2009-09-27T07:10:00.001+07:00</published><updated>2009-10-03T13:02:30.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas Kuliah'/><title type='text'>Tugas SIA</title><content type='html'>&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin:0in;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter	{mso-style-unhide:no;	mso-style-link:"Footer Char";	margin:0in;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	tab-stops:center 3.0in right 6.0in;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}span.FooterChar	{mso-style-name:"Footer Char";	mso-style-unhide:no;	mso-style-locked:yes;	mso-style-link:Footer;	mso-ansi-font-size:12.0pt;	mso-bidi-font-size:12.0pt;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:44454521;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-2039176782 67698709 1585204540 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:alpha-upper;	mso-level-tab-stop:.5in;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-.25in;}@list l0:level2	{mso-level-tab-stop:1.0in;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-.25in;}@list l1	{mso-list-id:608003734;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1694065120 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l1:level1	{mso-level-tab-stop:.5in;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-.25in;}@list l2	{mso-list-id:1413894755;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-784567226 67698689 67698703 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l2:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:.5in;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-.25in;	font-family:Symbol;}@list l2:level2	{mso-level-tab-stop:1.0in;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-.25in;}@list l3	{mso-list-id:1565293142;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-805689272 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l3:level1	{mso-level-tab-stop:.5in;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-.25in;}@list l4	{mso-list-id:1705132141;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1971564754 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l4:level1	{mso-level-tab-stop:.5in;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-.25in;}ol	{margin-bottom:0in;}ul	{margin-bottom:0in;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;PENDAHULUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Dengan pengolahan transaksi yang sudah menggunakan komputer yaitu Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer. Proses akuntansi yang dilakukan untuk pengolahan transaksi/data, cukup user/pemakai tersebut hanya dengan menginput data/transaksi, sehingga secara otomatis data tersebut akan terintegrasi dan bias membuat informasi Financial Report yang up to date. Untuk menjaga agar system tersebut dapat diandalkan dan dapat dipercaya, maka perlu Audit Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Komputer sehingga &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Financial Report menghasilkan informasi yang relevan, tepat waktu, akurat, lengkap dan merupakan rangkuman. Finanncial report, up to date, relevan, audit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 24pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pengolahan informasi dalam penyajian Financial Report semakin banyak dipergunakan sebagai alat bantu dalam menyajikan informasi yang relevan. Hal ini dapat diketahui sejak dikenalkan dan digunakannya peralatan computer dalam bidang komersial kira-kira 20 tahun yang lalu, hingga hampir seluruh aktivitas pemrosesan data dan Informasi Keuangan dalam suatu Perusahaan, Perusahaan dan Instansi Pemerintah dari pencatatan transaksi, penggolongan, perekaman data, perhitungan sampai pada Financial Report dilakukan dengan menggunakan peralatan komputer.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 24pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 24pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Dengan kemajuan teknologi di dunia usaha yang terus menerus, Sistem Informasi Akuntansi yang dikerjakan secara manual sekarang dapat dilakukan dengan bantuan komputer yaitu Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer. Proses dalam akuntansi secara manual dan berbasis komputer tidak jauh beda, yang membedakan dalam Sistem Informasi berbasis komputer dapat dilakukan dengan sekali entry (input) data atau transaksi saja, hal ini dalam buku besar akan berubah dan secara langsung dapat merubah Financial Report juga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 24pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 24pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Sering kali pegawai yang menangani pemrosesan pertama dalam input data pada transaksi – transaksi tidak pernah melihat hasil akhirnya, ini dapat memungkinkan adanya kekeliruan dalam Sistem Informasi Akuntansi. Hal ini disebabkan adanya suatu anggapan bahwa informasi hasil keluaran komputer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;selalu benar, maka dalam input data (entry data) diperlukan suatu pengawasan atau pengendalian. Tidak hanya entry data saja dalam proses dan hasil output berupa Informasi Akuntansi harus adanya suatu pengendalian atau pengawasan sehingga dapat memberikan informasi yang benar-benar dapat dipergunakan oleh pihak manajemen atau pihak lainnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 24pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Informasi Financial Report merupakan suatu alat bantu bagi manajemen sebagai dasar pengambilan keputusan untuk membuat suatu strategi dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dan juga untuk membuat suatu rencana bagi perusahaan di masa yang akan datang, informasi Financial Report juga merupakan informasi bagi pihak ekstern/luar perusahaan (pemegang saham, investor dan lain-lain).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 24pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 24pt;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer dapat memberikan masukan mengenai baik buruknya suatu Sistem Informasi Akuntansi, mulai dari input data, proses dan outputnya. Di mana suatu informasi mempunyai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;karakteristik sebagai berikut: relevan, tepat waktu, akurat, lengkap dan merupakan rangkuman. Dengan dukungan Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer dapat memberikan masukan terhadap suatu perusahaan dengan daya saji informasi Financial Report yang sesuai dengan karakteristik tadi dan dapat mengetahui kemungkinan adanya salah saji informasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Seiring dengan semakin banyaknya institusi, baik pemerintahan maupun swasta,yang mengandalkan teknologi informasi untuk mendukung jalannya operasional sehari-hari, maka kesadaran akan perlunya dilakukan review atas pengembangan suatu sistem informasi semakin meningkat. Risiko-risiko yang mungkin ditimbulkan sebagai akibat dari gagalnya pengembangan suatu sistem informasi, antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1. Biaya pengembangan sistem melampaui anggaran yang ditetapkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;2. Sistem tidak dapat diimplementasikan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;3. Sistem yang telah dibangun tidak memenuhi kebutuhan pengguna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;4. Sistem yang dibangun tidak memberikan dampak effisiensi dan nilai ekonomis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; terhadap jalannya operasi institusi, baik pada masa sekarang maupun masa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; datang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;5. Sistem yang berjalan tidak menaati perjanjian dengan pihak ketiga atau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; memenuhi aturan yang berlaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan menginginkan adanya jaminan dari pihak yang berkompeten dan independen mengenai kondisi sistem informasi yang akan atau sedang mereka gunakan. Pihak yang paling berkompeten dan memiliki keahlian untuk melakukan review tersebut adalah Auditor Sistem Informasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;A.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Audit Sistem Informasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Audit Sistem Informasi merupakan pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi asset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien. Audit Sistem Informasi sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain: Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan &lt;i&gt;Behavioral Science&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;Pada dasarnya, Audit Sistem Informasi dapat dibedakan menjadi dua kategori yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1. Pengendalian Aplikasi (&lt;i&gt;Application Control&lt;/i&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Tujuan Pengendalian aplikasi dimaksudkan untuk memastikan bahwa data di-input secara benar ke dalam aplikasi, diproses secara benar, dan terdapat pengendalian yang memadai atas output yang dihasilkan. Dalam audit terhadap aplikasi, biasanya, pemeriksaan atas pengendalian umum juga dilakukan mengingat pengendalian umum memiliki kontribusi terhadap efektifitas atas pengendalian-pengendalian aplikasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;2. Pengendalian Umum (&lt;i&gt;General&lt;/i&gt; &lt;i&gt;Control&lt;/i&gt;). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Tujuan pengendalian umum lebih menjamin integritas data yang terdapat didalam sistem komputer dan sekaligus meyakinkan integritas program atau aplikasi yang digunakan untuk melakukan pemrosesan data.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;B.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Tujuan Audit Sistem Informasi Berbasis Komputer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Tujuan audit sistem informasi berbasis computer adalah untuk meninjau dan mengevaluasi pengendalian internal yang melindungi sistem tersebut. Ketika melakukan audit sistem informasi,seorang auditor harus memastikan tujuan-tujuan ini terpenuhi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Perlengkapan keamanan melindungi perlengkapan komputer, program, komunikasi, dan data dari akses yang tidak sah, modifikasi atau penghancuran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pengembangan dan perolehan program dilaksanakan sesuai dengan otorisasi khusus dan umum dari pihak manajemen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Modifikasi program dilaksanakan dengan otorisasi dan persetujuan dari pihak manajemen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pemrosesan transaksi, file laporan dan catatan komputer lainnya telah akurat dan lengkap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Data sumber yang tidak akurat atau yang tidak memiliki otorisasi yang tepat diidentifikasi dan ditangani sesuai dengan kebijakan manajerial yang telah ditetapkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;File data komputer telah akurat, lengkap dan dijaga kerahasiaannya. Tujuan audit tersebut diatas berkaitan dengan komponen dari sistem informasi.&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;C.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Waktu Pelaksanaan Audit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Dalam proses pengembangan suatu sistem informasi yang signifikan, perlu dilakukan audit, baik itu sebelum implementasi ( &lt;i&gt;pre-implementation system &lt;/i&gt;), maupun setelah sistem “live” ( &lt;i&gt;post-implementation system &lt;/i&gt;).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Manfaat audit &lt;i&gt;Pre-Implementation System&lt;/i&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Institusi dapat mengetahui apakah sistem yang telah dibuat sesuai dengan kebutuhan ataupun memenuhi &lt;i&gt;acceptance criteria&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Mengetahui apakah pemakai telah siap menggunakan sistem tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Mengetahui apakah outcome sesuai dengan harapan manajemen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Manfaat audit &lt;i&gt;Post-Implementation System&lt;/i&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Institusi mendapat masukan atas risiko-risiko yang masih ada dan saran untuk penanganannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Masukan-masukan tersebut dimasukkan dalam agenda penyempurnaan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; system perencanaan strategis dan anggaran pada periode berikutnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Bahan untuk perencanaan strategis dan rencana anggaran di masa datang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Memberikan &lt;i&gt;reasonable assurance &lt;/i&gt;bahwa sistem informasi telah sesuai &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;dengan kebijakan atau prosedur yang telah ditetapkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Membantu memastikan bahwa jejak pemeriksaan (&lt;i&gt;audit trail&lt;/i&gt;) telah diaktifkan dan dapat digunakan oleh manajemen, auditor maupun pihak lain yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Membantu dalam penilaian apakah initial proposed values telah terealisasi &amp;nbsp;&amp;nbsp;dan saran tindak lanjutnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;D.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Spesialis Audit Sistem Informasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kegiatan audit sistem informasi hendaklah dilakukan oleh seorang spesialis audit sistem informasi. Spesialis audit sistem informasi mereview dan mengaudit seluruh area pada sistem informasi berkaitan dengan standard sesuai dengan organisasimisal profesional, hukum, aturan, kebijaksanaan organisasi, metodologi, pelaksanaan, integritas juga efektifitas biaya, kehandalan dan efisiensi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Adapun fungsi dari spesialis audit sistem informasi adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Memimpin pelaksanaan audit dan review prosedur sistem. (seperti : system aplikasi, sistem perangkat keras, kebijaksanaan dan prosedur sekuriti, &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;integritas DBMS, perangkat lunak sistem, prosedur komunikasi/jaringan komputer, operasi komputer) berdasarkan pertimbangan kepada : hukum yang berkaitan dengan teknologi Informasi, kebijaksanaan organisasi, metodologi, praktek profesional,dan lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Memimpin pelaksanaan review sistem komputer dan informasi berkaitan dengan kehandalan, efisiensi, dan efektifitas biaya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Memimpin audit/review produktivitas sumber daya manusia teknologi Informasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Merencanakan, menjadwal sumber daya untuk aktifitas audit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Memimpin audit/review sistem informasi yang sedang dikembangkan untuk menjamin agar sesuai dengan standard&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Mengembangkan dan merawat objektif dan prosedur audit organisasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Hasil yang diharapkan dari kegiatan audit sistem informasi yang dilakukan oleh seorang spesialis audit sistem informasi adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Dokumentasi obyektif , perencanaan, prosedur dan laporan audit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Review secara berkala untuk memeriksa peningkatan kemampuan sistem&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, seorang spesialis audit system nformasi harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Siklus pengembangan sistem informasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Analisis sistem dan teknik disain tingkat lanjutan serta metodologi pengembangan sistem.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pemahaman yang baik, menangani sistem aplikasi, protokol komunikasi dan jaringan, dan operasi computer.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pemahaman yang baik mengenai standard kualitas internasional, aturan-aturan Teknologi Informasi, kebijaksanaan organisasi, metodologi dan lain sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Ketrampilan intepersonal yang baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Harus dapat berargumentasi secara persuasif pada pertemuan informal dan formal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Memiliki kemampuan menulis laporan dan teknis presentasi yang sangat baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;8.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Memiliki ketrampilan otomasi perkantoran (word processing, spreadsheet, graphics) yang sangat baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;9.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Metodologi audit yang sangat baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;10.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kemampuan di atas raata-rata dalam mengobservasi detail dan terus menerus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Selain pengetahuan dan ketrampilan diatas seorang spesialis audit sistem informasi juga dituntut memenuhi syarat untuk akreditasi pribadi di bawah suatu system sertifikasi kualitas yang diakui secara internasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Salah satu sertifikasi profesional sebagai standar pencapaian prestasi dalam bidang audit, kontrol, dan keamanan sistem informasi yang telah diterima secara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;internasional adalah CISA® (Certified Information Systems Auditor) yang dikeluarkan oleh ISACA (Information Systems Audit and Control Association).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;PENUTUP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="color: black; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Audit sistem informasi dilakukan untuk menjaga agar sistem informasi harus melindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien. &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; 6 kerangka tujuan yang harus dperhatikan dalam audit sistem informasi. Kerangka ini sangat berkaitan dengan komponen-komponen yang ada dalam system informasi. Untuk melakukan audit sistem informasi, suatu organisasi dapat meminta kepada profesional audit sistem informasi yang terpercaya dengan pengetahuan dan ketrampilan tertentu. Profesi audit sistem informasi ini telah memiliki badan akreditasi yang mengeluarkan sertifikasi yang berlaku secara internasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-206258133388252418?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/206258133388252418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/09/tugas-sia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/206258133388252418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/206258133388252418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/09/tugas-sia.html' title='Tugas SIA'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-3893663294582114014</id><published>2009-09-27T07:02:00.001+07:00</published><updated>2009-10-03T13:02:15.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tugas Kuliah'/><title type='text'>Tugas Grafik Komputer</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="State" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CAnggoro%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin:0in;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}p	{mso-style-unhide:no;	mso-margin-top-alt:auto;	margin-right:0in;	mso-margin-bottom-alt:auto;	margin-left:0in;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;BEBERAPA LANGKAH PEMBUATAN FILM ANIMASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;1. Membuat konsep dan Ide cerita -&amp;gt; synopsis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Untuk membuat sebuah film animasi atau sebuah film apapun diperlukan sebuah konsep dan ide cerita hal ini di gunakan untuk mempermudah pembuatan jalan cerita film itu sendiri dan memudahkan dalam pembuatan karakter film itu sehingga ada penggambaran singkat menenai apa yang akan diceritakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;2. Membuat Storyboard&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;Dari sebuah namanya saja kita dapat menangkap isinya storyboard yaitu ide cerita yang telah kita dapatkan dari konsep diatas untuk di tuangkan ke media gambar secara berkesinambungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;br /&gt;3. Menggambar Karakter&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;Manggambar sebuah tokoh dan dengan karakter karakter tokoh tersebut untuk menciptakan keserasian antara pemeran dan karakter&amp;nbsp; si tokoh itu sendiri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;4. Menggambar Latar belakang dan objek lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dari hasil menggambar sebuah karakter dan tokoh disamping itu juga perlu diperhatikan adalah latar belakaang atau beckgroun untuk membuat nuansa menjadi serasi dan mendukung dengan apa yang disajikan oleh tokoh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;5. Pewarnaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sebagai pemanis sebuah gambar ataupun memperkuat karakter tokoh itu sendiri dibutuhkan sebuah warna yang sesuai dengan karakter itu sendi untuk mendukung dari peranannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;6. Proses animasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Proses animasi ini adalah proses dari tokoh untuk memerankan&amp;nbsp; dan mnjadikan lebih hidup .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;7. Penggabungan animasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penggabungan dari proses animasi yang tidak lengkap untuk menjadi &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:state w:st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; sebuah ide cerita yang keseluruhan .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;8. Pengsian suara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pengisian efek suara pada semua karakter karakter yang ada dalam sebuah cerita dari suara-suara tokoh sampai suara suara yang&amp;nbsp; mendukung sebuah setting tempat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;9. Konversi Animasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Yang terakir ini adalah sebuah convert untuk dapat dinikmati film yang telah di buat dengan format format yang di inginkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-3893663294582114014?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/3893663294582114014/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/09/beberapa-langkah-pembuatan-film-animasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/3893663294582114014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/3893663294582114014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/09/beberapa-langkah-pembuatan-film-animasi.html' title='Tugas Grafik Komputer'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2028745429817948369.post-5969567664210100755</id><published>2009-09-25T00:48:00.001+07:00</published><updated>2009-10-03T12:57:34.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anggoro Description'/><title type='text'>Tentang aQ...</title><content type='html'>Anggoro Nurrakhmad,, itu nama yang diberikan orang tua sesaat aq lahir di dunia ini pada 21 Februari 1989,, di hari selasa,, dengan zodiak pisces,, dan shio ular.. Nama tersebut memiliki arti : Anggoro yang berarti " Selasa Kliwon " ( menurut kalender jawa ) dan Nurrakhmad yang berasal dari kata Nur ( cahaya ) &amp;amp; Rakhmad ( nikmat ) yang berarti " Cahaya Yang Penuh Nikmat Dari Sang Khalik ". Dengan kata lain Anggoro Nurrakhmad berarti " Cahaya Nikmat Yang Turun dari Sang Khalik di Malam Selasa Kliwon ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat tulisan ini di buat,, usiaku telah mencapai umur 20 Tahun 7 Bulan dan 10 Hari atau sama dengan 7,529 Hari 180,703 Jam dan 650,530,165 Detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin segitu dulu perkenalan awal kita,, semoga kita bisa berteman sampai kapan pun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AmieeN....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2028745429817948369-5969567664210100755?l=bhagorunite.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bhagorunite.blogspot.com/feeds/5969567664210100755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/09/tentang-aq.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/5969567664210100755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2028745429817948369/posts/default/5969567664210100755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bhagorunite.blogspot.com/2009/09/tentang-aq.html' title='Tentang aQ...'/><author><name>Bhagor-VhokBanK</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01490456850722736144</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_sgkhjBgAqd0/SqtnTtmttQI/AAAAAAAAABA/It24OdicmXg/S220/100_1531.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
